Gardaasakota.com.-Sejumlah pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dari wilayah Bima dan Dompu menghadiri secara langsung undangan LLDIKTI Wilayah VIII dalam rangka pemberian penghargaan bergengsi LLDIKTI Award 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi bagi kampus-kampus yang berhasil menunjukkan kinerja unggul dalam tata kelola, mutu akademik, akreditasi, hingga inovasi pendidikan.
Wakil Ketua I STIKES Yahya Bima, Ners. Ijhul, turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi mendalam terhadap LLDIKTI Wilayah VIII yang selama ini terus membina, membimbing, dan memberikan dukungan terhadap perkembangan perguruan tinggi di Bali, NTB, termasuk wilayah Bima dan Dompu.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LLDIKTI Wilayah VIII yang selama ini telah hadir sebagai mitra pembina perguruan tinggi. Dukungan, bimbingan, dan pembinaannya sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Bima dan Dompu,” ujar Ners Ijhul.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada beberapa kampus yang berhasil memperoleh penghargaan pada ajang LLDIKTI Award 2025, sebagai bentuk dorongan agar kampus-kampus lain tetap terpacu untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, STIKES Yahya Bima terus berkomitmen melakukan berbagai pembenahan dan peningkatan mutu dalam seluruh aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya agar di tahun mendatang STIKES Yahya Bima dapat menjadi salah satu kampus di Bima yang meraih nominasi pada banyak kategori LLDIKTI Award.
“Kami optimis tahun depan STIKES Yahya Bima bisa menjadi salah satu kampus yang meraih lebih banyak nominasi. Ini menjadi semangat dan prinsip optimisme kami dalam mengelola perguruan tinggi,” lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa pihak kampus bersama yayasan telah menyiapkan berbagai strategi penguatan mutu, termasuk mendorong dosen dan mahasiswa agar lebih aktif dalam penelitian, pengabdian, prestasi, dan kegiatan akademik lainnya.
“Mutu adalah harga mati. Prestasi adalah hal yang harus diraih. Ini komitmen kami,” tegasnya.
langkah persiapan yang harus dilakukan untuk memperkuat diri menjelang LLDIKTI Award tahun berikutnya yakni Tata Kelola Perguruan Tinggi meliputi kelengkapan dokumen SPMI (Manual, Standar, AMI, tindak lanjut), rapat pimpinan & evaluasi berkala, kepatuhan pelaporan PDDikti, digitalisasi tata kelola, persiapan Perbarui Renstra & Renop, laporan AMI lengkap, optimalkan PDDikti (error <5%) dan perkuat SIAKAD.
Kemudian Mutu Akademik & Kurikulum Indikator meliputi penerapan kurikulum OBE, RPS dan dokumen CPL lengkap, tracer study berkala, persiapan Workshop OBE, ppersiapan Update RPS tiap semester dan sistem tracer study online.
Selanjutnya, Akreditasi PT & Prodi Indikator, nilai akreditasi, kelengkapan LKPT, LED, bukti fisik akreditasi, persiapan Audit internal akreditasi, dan persiapan Arsip digital akreditasi
Penelitian & Pengabdian meliputi jumlah penelitian 3 tahun, hibah penelitian, publikasi SINTA/Scopus, persiapan, roadmap penelitian dan pelatihan proposal hibah.
Kinerja Dosen meliputi BKD, jabatan fungsional, karya ilmiah, persiapan Pendampingan jafung dan elatihan menulis jurnal.
Kemahasiswaan meliputi prestasi mahasiswa, kegiatan UKM, program berdampak, persiapan, kalender kegiatan, anggaran kompetisi dan working group B berdampak.
Kerja Sama & Kemitraan meliputi MoU/PKS aktif, implementasi kerja sama, persiapan, database MoU dan dokumentasi kegiatan. Inovasi & Digitalisasi meliputi LMS & e-learning, layanan digital mahasiswa, persiapan dan pengembangan platform digital
Keuangan & Keterbukaan Informasi, indikatornya meliputi laporan keuangan transparan, pengelolaan Website dan medsos, persiapan, laporan keuangan tahunan dan SOP keuangan.
Terakhir, Layanan Mahasiswa & Stakeholder, indikatornya meliputi, layanan cepat, survei kepuasan, tindak lanjut, persiapan, SOP pelayanan dan survei online.
Fokus persiapan pihaknya menuju LLDIKTI Award 2026 nantinya yakni melengkapi & digitalisasi seluruh dokumen, perkuat LPPM dan kegiatan penelitian, tingkatkan kinerja dosen & prestasi mahasiswa, realisasikan MoU secara nyata, pastikan semua aktivitas terdokumentasi baik dan membangun budaya mutu di semua lini. (GA. 212*)

















