Gardaasakota.com.-Pemerintah Kabupaten Bima melalui Bupati Bima, Ady Mahyudi, sejak tanggal 21 Januari 2026, telah menetapkan status tanggap darurat bencana alam hidrometeorologi di 9 Kecamatan, yaitu Sanggar, Bolo, Woha, Monta, Palibelo, Tambora, Ambalawi, Wera, dan Soromandi.
Status ini ditetapkan pasca kejadian bencana alam Hidrometeorologi di sejumlah wilayah Kabupaten Bima seperti terjadinya angin kencang dan banjir.
Dampak bencana ini tersebar di Kecamatan Wera seperti Desa Mandala, Desa Nanga Wera, Desa Ranggasolo, kemudian Kecamatan Ambalawi: Desa Mawu, Kecamatan Tambora: Desa Labuan Kananga, Desa Oi Panihi dan Kecamatan Palibelo Desa Bre.
“Terjadi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang terjadi pada pukul 22.00 Wita, menyebabkan pohon tumbang, banjir, dan kerusakan rumah warga di sejumlah kecamatan,” ungkap Kalak BPBD Kabupaten Bima, Fatahullah, S.Pd, kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).
Adapun korban jiwa 1 orang meninggal dunia (Riski Aditya, 20 tahun) akibat tertimpa pohon tumbang di Wera. Sedangkan kerusakan yakni, 1 unit rumah panggung rusak (Desa Ranggasolo), 1 unit rumah permanen rusak (Desa Oi Panihi), 48 unit rumah terendam banjir (Desa Labuan Kananga), 1 unit fasilitas pendidikan terendam banjir (SDN 02 Labuan Kananga) dan 1 unit kantor desa terendam banjir (Desa Labuan Kananga)
Upaya BPBD yakni melakukan koordinasi dengan camat, kapolsek, koramil, dan desa setempat, melakukan pengamatan, pendataan, dan kaji cepat serta penanganan darurat bencana dan berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai dampak dan penanganan serta kewenangannya.
Sesuai prediksi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai tanggal 22 hingga 28 Januari 2026, warga diminta tetap waspada.
Plt Kalak BPBD Kabupaten Bima menjelaskan bahwa, BMKG memprediksi cuaca akan berawan hingga hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang dengan kecepatan mencapai 45 km/jam dalam beberapa hari kedepan.
Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kota Mataram, Lombok Barat, Tengah, Timur, & Utara, Sumbawa Barat & Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima
Untuk itu, pihaknya mengimbau warga masyarakat Kabupaten Bima agar melakukan pengecekan lingkungan rumah dan memngkas ranting pohon yang rapuh, mersihkan saluran air untuk mencegah genangan/banjir, menghindari tempat terbuka saat hujan badai, waspada berkendara dan membawa jas hujan, menjaga kesehatan dengan istirahat cukup dan minum vitamin. (GA. 212*)

















