Pasar Ramadhan 1447 Hijriah Kota Bima Diserbu Warga, Dishub Terlihat Sibuk Atur Lalin dan Parkir

Kasi Pengendalian Lalu Lintas Dishub Kota Bima, Muhammad, S.Sos, saat turun langsung mengkoordinir pengaturan lalin di beberapa ruas jalan kawasan Pasar Senggol Kota Bima, Jumat sore (20/2/2026).

Kota Bima, Garda Asakota.-Pasar Ramadhan 1447 Hijriah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kota Bima melalui Koperindag di hari pertama dan kedua, disambut penuh antusias oleh elemen masyarakat.

Banyak warga yang hadir untuk melakukan belanja Takjil dan khas kuliner untuk kebutuhan buka puasa, sehingga Dishub kewalahan untuk mengatur lalu lintas (Lalin) dan parkir.

Sejak awal dibuka, anggota Dishub yang turun ke lapangan berjumlah kurang lebih 80 orang untuk mengatur kelancaran Lalin. “Petugas diterjunkan untuk mengamankan arus lalu lintas,” ungkap Kadishub Kota Bima, Drs. Isfahmin, M.AP, melalui Kasi Pengendalian Lalu Lintas, Muhammad, S.Sos, kepada Garda Asakota, Jumat sore (20/2/2026).

Menurutnya, beberapa titik pengaturan Lalin Dishub meliputi pusat pasar Ramadhan, Cabang Amahami, toko Zam Zam, Toko Duta Ban, Daya Indah, Bolly, dan sekitarnya. “Kami berharap warga maupun pengendara tetap jaga ketertiban dan kenyamanan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Pasar Ramadhan 1447 Hijriah ini dibuka resmi oleh Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH, di Pasar Senggol Kota Bima, Kamis (19/2/2026). Pasar Ramadhan ini mengusung tema “Penguatan UMKM dan Kebangkitan Ekonomi Ummat” dan diikuti 180 pelaku UMKM yang menghadirkan beragam kuliner dan kebutuhan berbuka puasa.

Wawali Feri menekankan bahwa Pasar Ramadhan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan ekonomi rakyat di bulan suci. “Pemilihan kembali Pasar Senggol sebagai lokasi kegiatan merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali sentra ekonomi kerakyatan yang strategis,” ujarnya.

Wawali juga menjelaskan bahwa perpindahan lokasi dari Lapangan Serasuba merupakan bagian dari penataan koridor kota menuju kawasan yang bersih, tertib, ramah UMKM, dan lebih representatif.

Pemerintah Kota Bima berharap Pasar Ramadhan 1447 H menjadi pasar rakyat yang sehat, aman, dan tertib, serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi pedagang dan kenyamanan bagi masyarakat. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page