Gardaasakota.com.-Bupati Bima, Ady Mahyudi, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pustu Diha di Desa Diha, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Jumat sore (29/8/2025). Pembangunan Pustu seluas 12 x 11,5 meter tersebut bersumber DAK senilai Rp522 juta dan akan dilaksanakan oleh CV Mitra Juang Utama.
Pustu Diha nantinya akan memiliki beberapa ruangan, termasuk ruangan untuk persalinan, ruang disabilitas, ruang pelayanan, Aula, dua WC, dan satu kamar bidan.
Direktur CV Mitra Juang Utama, Rohfico Alfiansyah, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan Pustu Diha akan memakan waktu 128 hari. “Kurang lebih 128 hari pelaksanaan sejak tanda tangan kontrak,” ungkapnya.
Acara peletakan batu pertama dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Muhammad Salahuddin, anggota DPRD Kabupaten Bima Fraksi Gerindra, PPK Proyek Hardiansyah, S.Si, M.Eng, Kepala Puskesmas Ngali, Camat Belo, Danramil Belo, Kapolsek Belo, Kepala Desa, dan BPD Diha.
Bupati Bima berharap pembangunan Pustu Diha dapat berjalan lancar dan nantinya dapat dinikmati oleh masyarakat setempat.
Bupati Bima hadir untuk mengingat bahwa Diha dulunya hasil pemekaran dengan Desa Ncera. Saat menjadi anggota DPRD dan perjalanan politiknya dimulai dari desa Diha.
Diha adalah pionir dan menjadi awal dari niatan pihaknya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kegiatan ini adalah hasil perjuangan bersama eksekutif dan legislatif di masing-masing dapil sehingga peran legislatif setempat menjadi penting dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.
Ia juga menambahkan, peletakan batu pertama Pustu Diha adalah simbol perjuangan peningkatan derajat kesehatan bersama 6 Pustu lainnya di Kabupaten Bima yaitu Pustu Samili, Pustu Tambe, Pustu Dore, Pustu Padolo, Pustu Maria Utara dan rehab Pustu Kaowa.
Untuk itu ia juga berharap dengan dibangunnya Pustu Diha dapat meningkatkan derajat kesehatan dan mendekatkan pelayanan di desa Diha.(GA. 212*)