Gardaasakota.com.-Aksi sigap dan penuh ketelitian ditunjukkan Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima saat menyelamatkan seorang warga Desa Tangga, Kecamatan Monta, yang jarinya membengkak akibat cincin yang tersangkut.
Insiden yang terjadi Kamis pagi (17/7) ini bermula dari laporan darurat yang diterima Call Center Damkar Kabupaten Bima pukul 09.12 WITA. Seorang perempuan bernama Nurlinda (26) mengeluhkan rasa sakit hebat akibat cincin yang tak bisa dilepas dari jari manisnya.
“Lokasi kejadian di rumah pelapor, tepatnya di Desa Tangga. Setelah menerima laporan, kami langsung kerahkan tim Rescue untuk penanganan,” jelas Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Bima, A. Rifai, S.T., kepada awak media.
Setibanya di lokasi, tim mendapati kondisi jari korban sudah membengkak parah, membuat pelepasan cincin secara manual mustahil dilakukan. Dengan peralatan khusus, petugas melakukan proses evakuasi cincin menggunakan teknik pengamanan jari yang ketat agar tidak terjadi cedera lanjutan.
Proses berlangsung penuh kehati-hatian. Namun berkat koordinasi dan profesionalisme tim, cincin berhasil dipotong dan dilepaskan tanpa menimbulkan luka tambahan.
“Penanganan seperti ini membutuhkan ketelitian tinggi agar tidak merusak jaringan kulit yang sudah sensitif akibat pembengkakan,” tambah Rifai.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melepas cincin yang terlalu ketat secara mandiri. Jika mengalami situasi serupa, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat Damkar agar dapat ditangani secara aman dan profesional.
Aksi heroik dan layanan cepat ini kembali membuktikan bahwa Damkarmat Bima bukan hanya bertugas memadamkan api, tapi juga menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan nyawa dan kenyamanan warga dalam situasi darurat. (GA.212)















