Kabupaten Bima, Gardaasakota.com.Minggu, 1 Februari 2026, pukul 15.30 Wita, terjadi kebakaran di RT 04 RW 02 Desa Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. 7 unit rumah panggung 12 tiang hangus terbakar rata dengan tanah, dan 1 unit rumah panggung lainnya mengalami kerusakan ringan.
Korban kebakaran adalah Nasution (65), H. Alwi (67), H. Wilu (63), Misna (65), Hj. Hadijah (78), Khairul (35), Adnan (65), dan Bilal Algajali (45). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kerugian materil 7 unit rumah panggung 12 tiang serta isi bagian dalam rumah terbakar hangus diperkirakan kerugian mencapai Rp1.300. 000.000 (satu miliar tiga ratus juta rupiah). Kemudian, 1 unit rumah panggung 12 tiang mengalami rusak di bagian dinding perkirakan kerugian mencapai Rp10. 000.000 (sepuluh juta rupiah).
Penyebab kebakaran diduga akibat konsleting arus pendek listrik di rumah Nasution. Api dengan cepat menjalar ke rumah lainnya karena rumah-rumah yang terlalu padat dan terbuat dari bahan yang mudah terbakar.
Babinsa Koramil 1608-04/Woha dan warga setempat membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Beberapa saat kemudian 5 unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Bima, Kecamatan Belo, Palibelo, dan Monta juga tiba di lokasi untuk memadamkan api.
“Api dapat dipadamkan pada pukul 16.50 Wita, dan situasi terpantau aman dan kondusif pada pukul 17.00 Wita,” ungkap Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Bima, Ruslan, S.Sos.
Kepada wartawan, Ruslan mengungkapkan bahwa akses jalan sempit ditambah dengan kendaraan warga yang parkir sehingga menghambat mobilitas armada kebakaran. Kemudian sumber air untuk pengisian kembali armada Damkar sangat jauh dari lokasi kebakaran dan kerumunan warga yang menghambat penanganan pemadaman oleh anggota Damkar. (GA. 212*)

















