Kota Bima, Garda Asakota.-Lurah Dara Anita Khairatun, S.E, memperketat pengawasan operator sampah setelah volume limbah warga melonjak tajam. Di Kelurahan Dara, pengangkutan bergilir tiap lingkungan mengandalkan pik up Dinas Lingkungan Hidup dan mobil roda tiga kelurahan.
Saat memeriksa rute kemarin, Anita menekankan disiplin waktu karena satu trip telat langsung menumpuk sampah di permukiman, membangkitkan aduan warga, dan merusak citra pelayanan.
“Kalau molor akan kami ganti dengan yang lebih efektif, bekerja sesuai SOP dan tepat waktu,” ujarnya.
Diakuinya, tantangan nyata di tengah kepadatan penduduk dan sempitnya akses gang, membuat kedisiplinan waktu menjadi kunci untuk menekan penumpukan sampah dan protes warga.
Di sisi lain, Lurah Dara juga mengimbau warga masyarakat agar membuang sampah pada jadwal angkut, memilah organik-anorganik, dan tidak menumpuk limbah di gang.
Ia menegaskan kebersihan dimulai dari rumah, bukan hanya tugas operator. Partisipasi warga dinilainya kunci mencegah tumpukan, bau, dan potensi konflik di permukiman. (GA. 212*)


















