Menkes RI Tinjau Pembangunan RSUD Kota Bima, Pastikan Layanan Kesehatan Optimal

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, saat meninjau langsung proggres pembangunan gedung RSUD Kota Bima yang baru, Jumat pagi (27/02/2026).

Kota Bima, Garda Asakota.-Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, meninjau langsung progres pembangunan gedung RSUD Kota Bima yang baru, Jumat pagi (27/02/2026), usai dijemput di bandara oleh Wakil Walikota dan Bupati Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes yang datang bersama Gubernur NTB tersebut, memastikan bahwa alat kesehatan dan ketersediaan tenaga kesehatan spesialis untuk lima penyakit penyumbang kematian terbesar sudah tersedia dan siap bekerja di Rumah Sakit ini.

RSUD Kota Bima ini, kata Menkes merupakan satu dari ratusan Rumah Sakit daerah terpencil yang dibangun di bawah pemerintahan Presiden Prabowo yang bisa menangani lima penyakit utama penyumbang kematian terbanyak, yaitu Jantung, Kanker, Stroke, Paru, dan Ginjal.

“Jadi, pembangunan RSUD Kota Bima ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah terpencil, ujar Menkes usai melakukan peninjauan yang dipandu oleh Direktur RSUD Kota Bima, dr. H. Fathurahman.

Menkes juga menyatakan bahwa dengan selesainya pembangunan RSUD ini, kasus kelima penyakit tersebut bisa selesai dirawat di sini, karena alat-alatnya canggih dan dokter spesialisnya sudah tersedia, yang semuanya merupakan putra-putri NTB. “Alat-alatnya canggih, Insya Allah akan datang bertahap dalam waktu dekat sekitar Juni,” tambahnya.

Dengan hadirnya rumah sakit ini, Menkes berharap layanan kesehatan masyarakat selesai di sini, tidak lagi rujuk ke RS luar daerah. “Saya harap layanan kesehatan masyarakat selesai di sini, tidak lagi rujuk ke RS luar daerah,” harapnya.

Gubernur NTB, HL Muhammad Iqbal, Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin dan Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, Bupati Bima, Ady Mahyudi, serta unsur Forkopimda lainnya turut mendampingi Menkes dalam peninjauan tersebut hingga rombongan Menkes menuju bandara dan sholat Jumat di masjid depan bandara Sultan Muhammad Salahuddin sebelum bertolak kembali ke Jakarta. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page