Pengelolaan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kabupaten Bima Catat Capaian Positif PAD 2025

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BAPPENDA Kabupaten Bima, Agus Salim, S.IP., M.Si.

Gardaasakota.com.-Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BAPPENDA) Kabupaten Bima menunjukkan capaian yang positif dan menggembirakan pada Tahun Anggaran 2025. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bima mencapai Rp 191,8 milyar atau 87,13% dari target Rp 220,1 milyar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BAPPENDA Kabupaten Bima, Agus Salim, S.IP., M.Si, memaparkan bahwa capaian PAD tersebut berasal dari beberapa komponen pendapatan daerah.

“Dari sektor retribusi daerah, target yang ditetapkan sebesar Rp 155,0 milyar berhasil direalisasikan Rp 142,9 milyar atau 92,19%. Hasil ini menjadi kontributor terbesar terhadap PAD Tahun Anggaran 2025,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).

Selain itu, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan menunjukkan kinerja sangat baik dengan target Rp 7,56 milyar dan realisasi Rp 8,44 milyar atau 111,68%. Angka ini melampaui target yang telah ditetapkan.

Agus Salim juga memaparkan bahwa pada komponen pajak daerah, yang merupakan kewenangan langsung Bappenda Kabupaten Bima, ditargetkan sebesar Rp42,58 milyar dan berhasil direalisasikan Rp35,78 milyar atau 85,03%. Capaian ini merupakan hasil dari berbagai langkah intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah yang dilakukan secara konsisten sepanjang tahun anggaran oleh Bappenda.

Peningkatan capaian pada Tahun 2025 menunjukkan perbaikan kinerja Bappenda serta meningkatnya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak dari tahun ke tahun. Namun, masih ada tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia serta penerapan sistem self assessment.

Untuk mengoptimalkan capaian, BAPPENDA Kabupaten Bima akan memperkuat sistem perpajakan daerah berbasis digital, pemutakhiran data potensi pajak, penguatan koordinasi dengan perangkat daerah terkait, serta peningkatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat, peningkatan PAD diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page