Gardaasakota.com.- Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 dimanfaatkan dengan baik oleh para punggawa Organisasi Laskar Sasak untuk membentuk Tim Reaksi Cepat atau (TRC) yang akan bertugas untuk merespon berbagai permasalahan yang dihadapi oleh organisasi maupun masyarakat, salah satunya yang berkaitan dengan dugaan arogansi Debt Collector (DC).
Pembentukan TRC Laskar Sasak ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum (Ketum) DPP Laskar Sasak, Lalu M Ali Sadikin dan dihadiri oleh jajaran pengurus lainnya pada Selasa 25 Maret 2025 diwarung Bambu Desa Bonjeruk.
Melalui siaran persnya, LBH Laskar Sasak, M Fihiruddin, mengatakan terbentuknya TRC Laskar Sasak lahir dari hasil diskusi dan kesepakatn pengurus dalam menanggapi segala permasalahan yang ada saat ini, baik itu yang dihadapi oleh organisasi maupun masyarakat.
“Apalagi Laskar Sasak ini merupakan salah satu organisasi besar yang ada di Provinsi NTB, yang selalu peduli dengan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat sehingga untuk lebih meningkatkan efisiensi dalam menanggapi permasalahan tersebut sangat penting bertindak dengan cepat,” ungkap pria yang juga Direktur Logis NTB ini, Rabu 26 Maret 2025, sebagaimana dirilis Humas Laskar Sasak.
Ia menegaskan komitmen organisasi Laskar Sasak yang tidak akan pernah menutup mata akan permasalahan yang ada dimasyarakat.
“Apalagi saat ini dengan era teknologi canggih dan dengan adanya kebebasan masyarakat mengekspose permasalah di media sosial, maka kita harus cepat merespon keluhan ataupun permasalahan apalagi yang viral. Sehingga dengan hal tersebut, pembentukan Team Quick Response atau Tim Reaksi Cepat Laskar Sasak dapat membantu kerja Aparat Penegak Hukum terutama yang berkaitan dengan stabilitas keamanan yang ada di wilayah kita ini,” tegasnya.
Ia juga mengatakan berbagai permasalahan saat ini yang dihadapi oleh masyarakat terutama masih adanya arogansi para Debt Collector terhadap masyarakat luas yang tidak mengenal situasi dan tempat sehingga menimbulkan gejolak dan bisa mengganggu stabilitas wilayah.
“Alhamdulillah, sesuai dengan konsep Laskar Sasak adalah Saling Tunah, Saling Kengen, Saling Periri. Saya sangat bersyukur dengan terbentuknya TRC ini apalagi telah diresmikan langsung oleh Ketum DPP, mari kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta menjunjung tinggi kepentingan masyarakat dibidang sosial dan budaya,” tutupnya. (*)