Kota Bima, Garda Asakota.-Pemerintah Kota Bima memastikan penataan Lapangan Serasuba kembali digarap tahun ini setelah anggaran terpotong pada 2025. Semula direncanakan Rp7 miliar, proyek hanya mendapat Rp4 miliar dari Banggar DPRD sehingga pekerjaan ditunda.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Fahrurazi, S.T, M.T, menyebut sisa pekerjaan kini masuk rencana 2026 dengan pagu sekitar Rp5 miliar. “Tambahan anggaran itu muncul karena ada item baru dari desain awal,” ungkap Fahrurazi, kepada wartawan, didampingi PPK Muhammad Sirajudin, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, fokus lanjutan yakni area tengah lapangan ada panggung dengan kanopi membran, paving, dan rumput mini soccer. Lapangan voli tetap dipertahankan dengan peningkatan kualitas. Ditambah jogging track, lampu penerangan, serta area bermain anak agar Serasuba makin ramah keluarga.
Saat ini, kata dia, tim masih menyiapkan review desain dan RAB di inspektorat sebelum masuk pokja. Fahrurazi mengakui jadwal mundur akibat perubahan analisis harga satuan dari Kementerian PUPR.
Targetnya April lelang, Mei pekerjaan fisik dimulai. Jika lancar, Serasuba bakal menjadi ruang publik multifungsi dan lebih representatif bagi warga Bima. (GA. 212*)


















