Kota Bima, Garda Asakota.-Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, S.H, menghadiri sosialisasi KSOP Kelas IV Bima–Pelindo II tentang keamanan dan kelayakan kendaraan di wilayah operasional Pelabuhan Bima selama panen raya jagung. Acara di aula KSOP itu dihadiri Forkopimda, Asisten II Setda, Dishub, camat Rasanae Barat, Lurah Tanjung, dan para kepala instansi vertikal, Kamis (26/3/2026).
Feri menyampaikan apresiasi kepada KSOP, menyebut panen raya jagung sebagai penopang ekonomi warga, namun lonjakan truk berpotensi memadatkan lalu lintas dan mengganggu bongkar muat.
Ia meminta rekayasa lalu lintas terukur, pengaturan jam operasi pengangkut jagung, jalur khusus/alternatif di titik rawan, pengawasan muatan, edukasi sopir, dan koordinasi intensif Dinas Perhubungan, KSOP, serta aparat keamanan.
Pemkot Bima berkomitmen menjaga kelancaran distribusi tanpa menekan petani/pengusaha. Feri mendorong sinergi lintas sektor (KSOP, pemda, TNI/Polri, pelaku usaha, masyarakat) dan pembentukan tim terpadu dengan komunikasi responsif. Penekanan juga pada keamanan, ketertiban, dan kebersihan kawasan pelabuhan untuk mencegah kemacetan, kecelakaan, dan gangguan.
Menurutnya, keberhasilan pengaturan di pelabuhan tidak hanya memperbaiki logistik, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan citra Kota Bima. (GA. 003*)


















