Blog  

Ketua DPRD NTB Siap Bantu Pemuda Pohgading Timur Untuk Berwirausaha

 

Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda, bersama pemuda milenial Pohgading timur Kecamatan Pringgabaya Lotim, Senin 22 Mei 2023.


 

Mataram,
Garda Asakota.-

 


Ketua DPRD
NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda, menyatakan siap membantu para pemuda di wilayah
Pohgading Timur Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur (Lotim) untuk bisa
berwirausaha asalkan memiliki keinginan untuk maju dan sukses kedepannya.

 


“Saya
siap membantu generasi milenial Pohgading Timur menjadi penggerak perubahan,
menciptakan inovasi dan produk buatan di wilayah sini (Pohgading Timur) bisa
tembus pasar NTB dan Indonesia. Tentunya, 
melalui keberadaan saya di DPRD NTB. Tapi harus serius dengan membuat
kelompok usaha produktif,” ujar Srikandi Udayanan ini dihadapan ratusan
pemuda Pohgading Timur, Senin (22/5).

 


Didampingi
tokoh muda setempat Sigap. Isvie juga mengajak kaum milenial Desa Pohgading
Timur, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) untuk kreatif,
produktif dan penuh inovasi dalam rangka menghadapi era bonus demografi
Indonesia.

 


Mengingat,
lanjut Isvie, menuju puncak bonus demografi berarti harus menghasilkan SDM yang
produktif serta tenaga kerja yang semakin banyak di Indonesia.

 


Politisi
Golkar itu menegaskan, bahwa persaingan dalam menghadapi era bonus demografi,
tentunya para milenial harus banyak memiliki terobosan dan kreatifitas yang
diciptakan. Utamanya, dalam bidang kewirausahaan baik berbasis digital maupun
wirausaha lainnya.

 


“Hanya
dengan kewirausahaan milenial, maka pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan
kerja akan bisa dilakukan menghadapi bonus demografi bangsa Indonesia
itu,” tegas Isvie

 


Menurut dia,
bonus demografi yang dihadapi itu, yakni besarnya penduduk usia produktif (15 –
64 tahun) lebih banyak dibandingkan penduduk dengan usia non produktif.

 


Karena itu,
menumbuhkan jiwa entreprenerur di kalangan generasi muda, harus dimulai.
Terlebih,  banyak orang yang sukses
secara ekonomi. Dengan memilih berwirausaha dibanding menjadi karyawan atau
PNS.

 


“Biarpun
omsetnya kecil, tapi perusahaan sendiri. Daripada omset besar, tapi memperkaya
perusahaan orang lain. Jadi, semua itu harus dimulai dengan yang sederhana
tetapi menjanjikan. Karena banyak 
startup yang sukses di indonesia. Dan itu mayoritas adalah para generasi
muda jadi bosnya,” pungkas Isvie. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *