Blog  

Parade Pakaian Khas Bima, Daeng Lala: Hasil Karya Tenunan UMKM Bima

 

17 Wanita RKB Pulau Lombok saat menampilkan pakaian khas Bima di acara Milad ke-1 WRKB Pulau Lombok di Aula Wijaya Kusuma BPMP NTB, Sabtu 17 Agustus 2023.

Mataram, Garda Asakota.-

 


Salah satu atraksi yang ditampilkan dalam Milad ke-1 Wanita Rukun
Keluarga Bima Pulau Lombok yang digelar pada Sabtu 12 Agustus 2023 di Aula Wijaya
Kusuma BPMP NTB adalah Parade Budaya Pakaian Khas Bima.

 


Wakil Ketua Wanita RKB Pulau Lombok, Lala Dahminar, yang juga
merupakan kreator Parade Budaya mengungkapkan atraksi Parade Budaya tersebut
bertujuan untuk memperkenalkan pakaian khas Bima seperti ‘Sanggampo Tembe’,
Baju Donggo, dan topi ‘Lupe’.

 


“Jadi momentum ini sebagai ajang memperkenalkan pakaian khas
Bima. Dan ini ada kaitannya dengan tenunan khas Bima,” jelas srikandi RKB Pulau
Lombok yang akrab disapa Daeng Lala ini.

 


Tenunan khas Bima ini menurutnya merupakan kreasi tenunan
dari para UMKM yang dibina oleh Wanita RKB.

 


“Salah satu program WRKB Bidang Ekonomi itu salah satunya
adalah melakukan pembinaan dan kerjasama dengan UMKM. Inilah salah satunya
hasil karyanya,” kata politisi Partai Gerindra yang ikut menjadi Caleg Gerindra
untuk DPRD Kota Mataram Daerah Pemilihan Kecamatan Kota Mataram.

 


Kerjasama dengan melakukan promosi hasil karya UMKM tersebut
juga menurutnya menjadi salah satu sumber pendanaan bagi wanita RKB Pulau Lombok.

 


Parade Budaya pakaian khas Bima itu sendiri menurutnya ditampilkan oleh 17 Wanita RKB.

 


“Angka 17 sendiri diambil sesuai dengan tanggal kemerdekaan
RI yakni 17 Agustus. Dan disponsori oleh ibu Hj Susiana dan ibu Yati Ina Rato,”
ungkapnya.

 


Hj Susiana dan Ibu Yati Ina Rato ini menurutnya menjadi
sponsor dalam kegiatan Parade Budaya pakaian khas Bima.

 


“Mereka menjadi sponsor dalam busana khas Bima dan ikut
membantu dalam kelancaran acara ini,” pungkasnya. (GA. Im*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *