Tingkatkan Penerimaan Zakat, Begini Strategi dan Upaya BAZNAS Kota Bima

H Nurdin Mansyur, S.Sos, MM.

Kota Bima, Garda Asakota.-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima terus berusaha meningkatkan penerimaan zakat mal dan fitrah pada bulan Ramadhan 1445 H/2024 M. Strateginya yakni fokus sosialisasi dan optimalisasi.

“Ramadhan tahun ini fokus di urusan sosialisasi dan optimalisasi zakat Fitrah kepada masyarakat baik fitrah maupun zakat mal,” kata Ketua Baznas Kota Bima, H. Nurdin Mansyur kepada sejumlah warga di kantor Baznas setempat, Senin (25/3/2024). 

Khusus zakat fitrah lanjut dia, Baznas intens melakukan sosialisasi dengan turun langsung ke beberapa mesjid besar yang ada di kelurahan yang tersebar di Kecamatan Rasanae Barat dan Asakota.

“Kami ambil langkah turun ke masjid masjid untuk melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, lanjut dia juga memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait capaian zakat fitrah di Kota Bima. Menurut dia, capaian zakat fitrah selama ini sudah cukup baik.

“Meski masih ada di beberapa kelurahan yang sangat rendah kesadarannya menyetor zakat ke Baznas. Tapi capaian sudah cukup baik,” ujarnya .

Ia menyebutkan pada tahun 2024 ini, besaran zakat fitrah senilai 2,5 kg beras terbaik atau setara uang 35 ribu. Besaran itu sesuai dengan ketentuan Baznas dan kesepakatan dengan Pemerintah. Baznas mengambil patokan terendah sesuai dengan beras yang dikonsumsi saat ini standarnya Rp 35 ribu. 

“Ketentuan ini berlaku untuk seluruh NTB. Kalau ada yang bayar lebih dari malah lebih bagus,” ujarnya.

Nurdin mengingatkan zakat fitrah adalah zakat jiwa dan wajib bagi setiap muslim baik sedari bayi balita hingga tua dan lansia. Zakat itu bisa disetor melalui UPZ sebagai lembaga yang dibentuk oleh Baznas.

“UPZ yang berhak menerima zakat. Kita harapkan penerimaan zakat fitrah tahun ini meningkat,” imbuhnya. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *