Blog  

Bank NTB Syariah dan YPPKL Sambelia Tanam 10 Ribu Bibit Mangrove di Gili Petagan

Screenshot 20231025 182820 KineMaster
Bank NTB Syariah dan YPPKL Sambelia melakukan penanaman  pohon Mangrove di Gili Petagan Sambelia Lombok Timur, Sabtu, 21 Oktober 2023.

Lombok Timur, Garda Asakota.-

 


Bank NTB Syariah yang bekerjasama dengan Yayasan Komite
Pengelolaan Perikanan Laut (YPPKL) Sambelia melakukan penanaman 10.000 bibit
pohon Mangrove di Gili Petagan yang berada dalam Kawasan Gili Lampu Kecamatan
Sambelia Lombok Timur pada Sabtu, 21 Oktober 2023.

 


Wilayah yang ditanami Mangrove tersebut berada 3 mil dari
Gili Lampu. Gili Petagan yang merupakan pulau kosong tanpa penghuni yang
dipenuhi oleh pohon mangrove dengan luas kawasan Mangrove ± 41.04 hektare.

 


Untuk diketahui, Gili Petagan merupakan bagian dari Daerah
Perlindungan Laut (DPL) atau umumnya disebut sebagai Kawasan Konservasi Laut
Daerah (KKLD) sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur nomor 10
Tahun 2006 tentang Pengelolaan Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD).

 


Sumber daya Mangrove di Kawasan Gili Petagan terus diawasi
dan dikelola dengan baik oleh masyarakat sekitar. Tingkat kesadaran masyarakat
yang tinggi ditunjukkan dengan eksistensi Pokmaswas yang melakukan pengelolaan
sumber daya Mangrove berbasis swadaya.

 


Dalam kegiatan bertajuk ‘Satu Pohon untuk Menjaga Bumi’,
penanaman bibit Mangrove tersebut juga melibatkan Danposal Selat Alas, Polairud
Polda NTB, Koramil Sambelia, Semalas, nelayan, masyarakat sekitar dan
volunteer.

 


Selain untuk menciptakan lingkungan yang baik, melestarikan
alam, menjaga ekosistem biota lain, penanaman ini juga bertujuan untuk menambah
luasan hutan Mangrove yang ada di Gili Petagan.

 


Ketua YPPKL Sambelia, Suyanto Suladi mengucapkan terimakasih
kepada Bank NTB Syariah yang selalu turut berkontribusi menjaga bumi.

 


“Kami sangat berterima kasih kepada Bank NTB Syariah dengan
penanaman 10.000 bibit Mangrove ini,” katanya.

 


Dia menjelaskan Mangrove memiliki manfaat yang besar untuk
menjaga kelestarian alam. Selain mencegah abrasi, juga menjadi tempat habitat
laut tumbuh.

 


“Manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat. Hal ini
dikarenakan Mangrove merupakan habitat beragam hewan laut dan sumber makanan
bagi berbagai jenis ikan, kerang dan beberapa biota di dalam laut. Apabila
ekosistem Mangrove terjaga, maka ekosistem di bawah laut pun juga akan dapat
berkembang,” ujarnya.

 


Tidak hanya menanam, pemantauan terhadap perkembangan
mangrove yang telah ditanam pun akan dilakukan untuk memastikan program
tersebut berhasil dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di
Sambelia, Lombok Timur.

 


Peran Bank NTB Syariah dalam menjaga bumi tidak sesekali
dilakukan. Belum lama ini Bank NTB Syariah juga menggandeng Musuh Bebenes yaitu
komunitas pecinta lingkungan untuk membersihkan sampah di Sungai Jangkok
Ampenan.

 


Bank NTB Syariah juga turut berkontribusi dalam membantu
masyarakat menghadapi kemarau dengan memberi bantuan puluhan tandon dan air
bersih di Lombok Utara. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *