Blog  

Haul ke-22, Ponpes Al-Ikhlas Donggo Undang Dai Kondang Ustadz Abdul Somad

IMG 20220729 155912(1)
Penyerahan cinderamata oleh Ketua Yayasan Ponpes Al-Ikhlas Donggo, Ustadz Syamsudin AHZ, S.Pdi, kepada Tuan Guru UAS.

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-


Ustadz kondang Indonesia, Prof. Dr. TGH. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A atau yang kerap disapa UAS, menghadiri kegiatan Tabliq Akbar dalam rangka Haul ke-22 YPP Al-Ikhlas Donggo, bertempat di lapangan Desa Doridungga Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, sekitar pukul 10.09 Wita Jumat  29 Juli 2022.

Kegiatan yang dihadiri oleh ribuan tamu undangan dari komponen masyarakat Bima-Dompu tersebut mengusung tema “Pondok pesantren sebagai solusi global dalam memperkuat faham Ahlus Sunnah wal Jamaah di NKRI yang dipimpin oleh Ustadz Prof. Dr. TGH. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A.

Pantauan langsung wartawan, kehadiran UAS bersama rombongan di sambut tarian seni Budaya Bima oleh kalangan pelajar SMKN 1 Donggo. UAS juga didaulat sebagai warga Kehormatan Donggo dan dipakaikan Sambolo Kala Donggo oleh Tokoh dan Sesepuh Donggo, H. Abbas H. Oya, BA.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan pembacaan Kitab Suci Al-Quran, menampilkan Duet Qori Internasional Ustadz Darwis Hasibuan bersama Syech Muhammad Samsuri Firdaus, S.Hum, dan menyanyikan Lagu Wajib Nasional Indonesia Raya dan Mars Ponpes Al-Ikhlas Donggo.

Ketua Yayasan Bina Insani Pondok Pesantren Al-Ikhlas Donggo Ustadz Syamsudin AHZ, S.Pdi, pada kesempatan tersebut mengucapakan selamat datang di Dana Mbojo (Bima) kepada Ustadz Abdul Somad.

“Perlu kita ketahui bahwa siapapun yang datang ke Bima, kalau tidak menginjak Donggo berarti belum tiba di wilayah Kabupaten Bima,” katanya. 

Pada kesempatan itu, Ustadz Syamsuddin AHZ mengutarakan dirinya yang telah membuat satu karya tulis berupa rekam jejak dakwah yang ia hadiahkan khusus kepada istri dan anaknya tercinta. 

“Buku ini juga  kami lelangkan sebagai donasi pembinaan Muallaf di Donggo dan kemudian akan ditanda tangani oleh Tuan Guru kita, Ustadz Abdul Somad,” tuturnya. 

Puncak acara kemudian dilakukan Ceramah dan Tauziah Keagamaan oleh UAS yang diawali dengan penanda tanganan Piagam Khataman Al-Quran Santri-Santriwati Ponpes Al-Ikhlas Donggo. 

Dalam tauziahnya, UAS diantaranya menitik beratkan dan mendorong para jamaah untuk mewakafkan hartanya guna meraih ridha dan ampunan-Nya. 

“Karena nilai manfaatnya tidak hanya dinikmati di dunia saja, tapi juga dipetik hingga di akhirat nanti,” katanya.

Menurut UAS, wakaf termasuk amal ibadah yang istimewa bagi kaum muslim, karena pahala amalan ini bukan hanya dipetik ketika pewakaf masih hidup, bahkan pahalanya juga tetap mengalir terus meskipun pewakaf telah meninggal dunia. 

“Semakin banyak orang yang memanfaatkannya, maka semakin bertambah pula pahalanya. Sebab wakaf tak hanya mendatangkan manfaat bagi pewakaf, tapi juga penerima wakaf,” tegasnya.

Usai kegiatan, UAS bersama rombongan melaksanakan shalat Jumat di Masjid At-Taqwa Mangge NaE Desa Doridungga sekaligus Menjadi Khatib. Selanjutnya, UAS berkesempatan meresmikan Masjid Al-Taqwa Mangge NaE Desa Doridungga. (GA. 008)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *