Blog  

Alami Luka Bakar Akibat Kesetrum Kabel Listrik Saat Bekerja, Warga Jatibaru Barat Ini Harus Dioperasi

 

Ilustrasi kabel listrik





Kota Bima, Garda Asakota.-




Seorang warga RT 12 RW 04 Lingkungan Sapaga Kelurahan Jatibaru Barat Kecamatan Asakota Kota Bima bernama Saharuddin mengalami luka bakar usai kesetrum kabel listrik saat sedang bekerja.


Luka serius di hampir sekujur badan akibat kesetrum kabel listrik bertegangan tinggi, pria berusia 38 tahun ini harus  menjalani operasi medis.


Keluarga korban, Iswandi menceritakan kronologi kejadiannya. Peristiwa yang menimpa iparnya tersebut terjadi sekitar tiga minggu yang lalu, di Kecamatan Wawo Kabupaten Bima.


Saat itu itu lanjut dia, iparnya sedang menjalankan rutinitas dan beraktivitas bekerja seperti biasa sebagai pekerja kuli bangunan di salah satu rumah berlantai dua bersama dengan  saudaranya.


“Sekitar pukul 15.00 wita atau waktu menjelang Ashar, korban hendak membobol lantai atas dengan sebuah bor listrik. Namun tiba-tiba badanya kesetrum listrik,” katanya, Sabtu (4/11/2023).


Beruntungnya saat kejadian ada saudaranya yang berada di sekitar TKP, yang menolongnya. Nyawa korban bisa tertolong, meski alami luka bakar serius pada  bagian kepala sebelah kiri, punggung bagian kiri dan kedua mata kaki melepuh cukup dalam.


“Ternyata setelah diselidiki rupanya ada kabel telanjang tiang listrik melintang 3 di atas rumah yang diduga kabel listrik PLN,” katanya.


Untuk penanganan lebih lanjut, pihak keluarga membawanya ke RSUD. Bahkan pihak RSUD juga menyarankan agar luka bakar yang dialami korban terutama kedua pergelangan kakinya harus dioperasi.


“Hari ini kami disarankan oleh pihak RSUD tempat penanganan saat kejadian untuk dilakukan operasi,” tandasnya.


Sementara itu, pihak PLN UP3 Bima melalui salah satu stafnya, Imam mengatakan untuk memastikan kabel tersebut milik PLN atau bukan tentu pihaknya harus kroscek dulu di lapangan. “Untuk itu saat ini kami hendak meninjau dan melihat langsung korban di maksud,” ringkasnya. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *