Blog  

Diskoperindag Akhirnya Respon Semua Permintaan Bantuan Kereta untuk Pengrajin Bata Jatiwangi

Kabid Perindustrian dan Perdagangan, Rusnah, SE, usai menyerahkan secara simbolis bantuan kereta dan sekop dari Diskoperindag Kota Bima.

Kota Bima, Garda Asakota.-


Akhirnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) mengamini semua permintaan bantuan sejumlah pengrajin batu bata lingkungan Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima.

Hal ini merespon sikap kelompok bata sebelumnya yang mengembalikan bantuan kereta dorong dan sekop lantaran jumlahnya tak mencukupi keanggotaan pengrajin dalam satu kelompok, seperti tertera dalam proposal permohonan bantuan yang diajukan ke dinas setempat. 

“Khusus Pengrajin bata Jatiwangi akan tetap diberikan masing-masing satu kereta dan satu sekop untuk 40 pengrajin yang tergabung dalam 4 kelompok. 

Bukan 1 kelompok 1 kereta seperti yang diserahkan sebelumnya,”  ungkap Kepala Dinas Perindag Kota Bima melalui Kabid Perindustrian dan Perdagangan, Rusnah, SE, kepada Garda Asakota, Jumat sore (31/12).

Meluruskan polemik yang ada, Rusnah menjelaskan bahwa sesungguhnya yang terjadi itu hanya miss komunikasi saja. Pihaknya beralasan, yang didata sebelumnya adalah calon penerima perorangan bukan untuk kelompok sehingga jumlah unit barang pun diberikan sesuai dengan jumlah pengrajin yang ada.

“Jadi sekarang bukan diberikan 1 kereta per kelompok, tetapi 1 kereta dan satu sekop per orang. Sehingga untuk pengrajin bata di Jatiwangi jumlah anggota kelompoknya sebanyak 40 orang, tentu sebanyak itulah yang diberikan,” terangnya lagi.

Ia menambahkan bahwa untuk menyerahkan semua bantuan tersebut, prosesnya tinggal menunggu kelengkapan administrasi untuk Berita Acara Penyerahan berupa KTP dan SKU (Surat Keterangan Usaha) dari Kelurahan bahkan fisik keretanya sudah diangkut siap di antar ke pengrajin. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *