Blog  

Dua Balon Ketum PBSI NTB Bersaing Rebut Posisi Ketua, Yuliadin: Berkasnya Kami Verifikasi Dulu

Bakal Calon Ketua Umum PBSI NTB Periode 2022-2026, Alfian Eikman (Kiri) dan I Putu Sumerthayasa (Kanan).

Mataram, Garda Asakota.-


Sejak diumumkan pada 01 Juli 2022 lalu dan diikuti dengan dibukanya kran pendaftaran Bakal Calon (Balon) Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai tanggal 27 Juli hingga 01 Agustus 2022, Panitia Pelaksana Penjaringan Balon Ketua Umum PBSI NTB Periode 2022-2026 akhirnya mengumumkan nama-nama Balon Ketua Umum PBSI Provinsi NTB yang telah resmi mengembalikan berkas atau formulir pencalonan sekaligus mendaftar sebagai Balon Ketua Umum PBSI NTB Periode 2022-2026.


“Ada tiga orang yang mengambil formulir sebagai Balon Ketua Umum PBSI NTB Periode 2022-2026 yakni Alfian Eikman dari Pengurus PBSI NTB, Fathullah dari Pengurus Cabang PBSI Lombok Barat, dan I Putu Sumerthayasa dari Keluarga Besar PBSI NTB. Dan yang telah mengembalikan formulir sekaligus mendaftar sebagai Balon Ketua Umum PBSI NTB Periode 2022-2026 sampai dengan hari ini pukul 16.30 wita (Senin, 01 Agustus 2022, red.) adalah Alfian Eikman dan I Putu Sumertahayasa. Sementara Fathullah dari Pengcab PBSI Lombok Barat urung mengembalikan formulir dan mendaftar,” ujar Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon (Balon) Ketua Umum PBSI Provinsi NTB Periode 2022-2026, Yuliadin, S.Sos., didampingi Sekretaris Panitia, Burhan A Gani, kepada wartawan Senin 01 Agutus 2022, di Sekretariat Penjaringan Ketua Umum PBSI NTB di GOR Bulutangkis Jalan Arya Banjar Getas Ampenan Kota Mataram.


Oleh karena hanya ada dua Balon kandidat Ketua Umum PBSI NTB yang mendaftar, pihaknya mengaku akan melaksanakan tahapan lanjutan dari prosesi penjaringan yakni melakukan tahapan verifikasi administratif terhadap berkas-berkas atau formulir-formulir yang disampaikan oleh dua Balon Ketua Umum tersebut dalam jangka waktu empat (4) hari.


“Tahapan selanjutnya adalah kami akan melakukan tahapan verifikasi administratif terhadap berkas pencalonan selama empat hari kedepan. Setelah tahapan verifikasi tuntas dilakukan. Kami panitia penjaringan selanjutnya akan merencanakan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) PBSI NTB. Insha Alloh, jika tidak ada kendala, rencananya dalam pertengahan bulan Agustus ini, Musprov PBSI NTB akan kami gelar sembari kami juga menunggu kesiapan dari Pengurus Pusat PBSI untuk bisa menghadiri acara Musprov PBSI NTB,” terangnya.


Pria yang juga merupakan Ketua Partai Ummat Provinsi NTB ini mengungkapkan tahapan verifikasi administratif yang akan dilakukannya selama empat hari tersebut adalah melakukan verifikasi atau pengechekan terhadap berkas-berkas atau formulir-formulir yang telah diisi dan dikembalikan oleh para Balon Ketua Umum PBSI NTB sebagaimana yang diamanatkan oleh Peraturan Organisasi (PO) PBSI Nomor 001 tahun 2018 tentang Penjaringan Tatacara dan Persyaratan Balon Ketua Umum Pengurus Pusat, Pengurus Provinsi dan Pengurus Kabupaten/Kota.


“Kita akan verifikasi mulai dari berkas surat dukungannya, beberapa formulir serta beberapa aspek lainnya sebagaimana amanat PO PBSI Nomor 001 tahun 2018,” cetusnya.


Surat dukungan yang diberikan oleh Pengurus Cabang PBSI Kabupaten/Kota, menurutnya, berdasarkan PO PBSI Nomor 001 tahun 2018 tersebut, tidak boleh ganda atau double.


“Surat dukungan terhadap Balon tersebut tidak boleh ganda. Kalau ditemukan ada surat dukungan ganda atau double, maka dukungan yang diberikan itu akan dianggap batal berdasarkan PO. Ganda dalam artian apabila surat dukungan itu dikeluarkan untuk mendukung dua Balon tersebut, maka akan dianggap batal. Ketika surat dukungannya kurang dari syarat minimal, maka Balon tersebut akan dinyatakan tidak lolos verifikasi. Aspek lainnya yang juga akan diverifikasi adalah kesesuaian SK Kepengurusan Pengcab apakah sudah sesuai dengan masa bhaktinya ataukah tidak,” tegas pria yang akrab disapa Bucek ini.


Mantan Ketua DPRD Kabupaten Dompu ini berharap dengan pelaksanaan Musprov PBSI NTB, diharapkan dapat melahirkan sosok Ketua Umum PBSI NTB yang dapat memberikan sumbangsih besar terhadap kemajuan organisasi PBSI NTB kedepannya.


“Idealnya, kita berharap PBSI kedepannya dapat tampil beda dengan pengurus PBSI yang sebelumnya. Artinya bisa membawa PBSI ini kearah yang lebih baik. Atau paling tidak ada peningkatan dari kepengurusan yang sebelumnya,” harapnya.


Dalam pelaksanaan Musprov PBSI NTB nanti, selain direncanakan akan dihadiri oleh Pengurus Pusat PBSI, juga akan dihadiri oleh seluruh pengurus PBSI yang ada di 10 Kabupaten/Kota.


“Kami akan mengupayakan agar Pengurus Pusat PBSI dapat hadir dalam acara Musprov PBSI NTB ini. Selain itu, peserta Musprov-nya juga akan dihadiri oleh Pengurus PBSI di 10 Kabupaten dan Kota. Sementara yang memiliki hak suara dalam Musprov tersebut ada 11 yakni pengurus PBSI di 10 Kabupaten/Kota memiliki masing-masing satu suara dan satu suaranya lagi dari PBSI NTB,” timpalnya. (GA. Im*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *