Blog  

Kembangkan Kualitas Sepakbola di NTB, Asprov PSSI NTB Gelar Pelatihan Pelatih Sepakbola Berlisensi C Diploma

 

Ketua Umum Asprov PSSI NTB, H Mori Hanafi.



Mataram, Garda Asakota.-

 


Kemajuan sepakbola Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya
diukur dari tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Akan tetapi juga
harus didukung oleh tersedianya sumber daya manusia yang berskilled dan
profesional.

 


Menyadari akan hal itu, Asprov PSSI NTB menggelar pelatihan
Pelatih Sepakbola berlisensi C Diploma sebagai sebuah sarana dalam peningkatan skill
dan profesionalisme pelatih yang digelar di Mataram mulai dari tanggal 31
Juli hingga 12 Agustus 2023.

 


“Ini adalah sebuah wujud komitmen kita dalam mengembangkan kualitas
sepakbola di NTB,” tegas Ketua Umum Asprov PSSI NTB, H Mori Hanafi, kepada wartawan, Selasa 01
Agustus 2023.

 


Langkah ini tentu saja akan berdampak secara positif terhadap
kemajuan sepakbola di NTB.

 


Selain dari sisi jumlah anggota klub bertambah nyaris dua
kali lipat, perubahan positif lainnya juga adalah adanya program pelatihan
wasit dan pelatih.

 


“Bulan lalu itu kita sudah berhasil menggelar pelatihan
wasit, sekarang untuk pelatih,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua
Umum KONI NTB ini.

 


Dia menjelaskan, klub yang berlaga pada Liga 3 NTB menjadi
tanggungjawab Asprov PSSI NTB. Oleh karenanya, pelatih klub harus berlisensi C
Diploma.

 


“Jadi pelatihnya itu harus berlisensi C. Biar ada
penyeragaman kualitas. Karena tahun ini kita wajibkan seragam. Karena kalau
enggak berlisensi (C Diploma), tidak bisa ikut kompetisi Liga 3 NTB,”
urainya.

 


“Intinya (melalui pelatihan ini) kita mau meningkatkan
kualitas pelatih. Karena kalau pelatih berkualitas bersertifikasi, tentunya
mutu pemain yang dilatih akan jauh lebih baik,” sambung Mori Hanafi.

 


Menurut dia, jumlah pelatih yang berlisensi C ada sekitar
30-an orang. Kemudian dua lainnya berlisensi B. Sedangkan untuk pelatih
berlisensi A di NTB belum ada.

 


Diungkapkan mantan Wakil Ketua DPRD NTB tiga periode itu,
jumlah pelatih yang telah berlisensi C hanya sekitar 10 orang. Ini, tegasnya,
menjadi peningkatan besar.

 


Untuk pemberi materi sendiri dalam kegiatan ini telah
berlisensi A. Mereka sendiri dari Jakarta. Pembukaanya sekitar 31 Juli hingga
12 Agutus mendatang.

 


“Ini bukan main-main, dari pagi sampai malam. Kita
katakan bahwa sepakbola kita menuju kearah baik, meskipun demikian kita masih
jauh dibawah,” ujarnya.

 


“Dengan pembinaan yang tepat, arah tepat, nantinya bisa
berbuat di Nasional dan Internaisonal kita punya pemain berbakat. Jadi butuh
pelatih yang handal,” sambungnya.

 


Lebih jauh dikatakannya, bahwa kedepan sepakbola NTB akan
jauh lebih meningkat lagi dengan adanya program-program seperti ini.
“Tidak ada usaha yang percuma. Insya Allah, ketika kita konsisten, pada
saatnya nanti kita pasti akan memetik hasilnya,” tutup Mori Hanafi. (GA.
Im*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *