Blog  

Serahkan SK Kenaikan Pangkat, Wawali Bima Ingatkan ASN Tak Persulit Layanan Publik

 

Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH, saat menyampaikan sambutan.




Kota Bima, Garda Asakota.-

Wakil Walikota (Wawali) Bima, Feri Sofiyan SH, mengingatkan seluruh ASN ruang lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) untuk tidak mempersulit layanan publik.

Hal tersebut disampaikannya saat menyerahkan SK kenaikan pangkat ASN Pemkot Bima periode April 2023 secara daring, di aula Kantor Pemkot setempat, Rabu (15/3/2023).

Pemberian SK kenaikan pangkat itu sekaligus serahterima aplikasi Simpegnas dan E-kinerja BKN RI, yang dihadiri Drs. Paulus Dwi Laksono Haryono, M.AP, Kepala kantor Regional X BKN Denpasar kepada Pemkot Bima.

Penyerahan plakat cinderamata dari Pemkot Bima kepada Drs. Paulus Dwi Laksono Haryono, M.AP, Kepala kantor Regional X BKN Denpasar.

Kabag Humas Prokopim Setda Kota Bima, Iskandar Zulkarnain mengaku Wawali mengingatkan soal disiplin dan etos kerja saat penyerahan simbolis SK kenaikan pangkat ASN dan serahterima aplikasi Simpegnas dan E-kinerja.

“Etos kerja dan disiplin ASN harus tetap ditingkatkan. Serta memberikan pelayanan dengan mudah kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu lanjut dia, Wawali juga mengapresiasi dan menyambut baik hadirnya aplikasi Simpegnas dan E-kinerja. 

Baginya hal itu, merupakan implementasi digitalisasi pelayanan kepegawaian bagi ASN di lingkungan Pemkot Bima.

“Dampak positif dari digitalisasi layanan ini, proses kinerja ASN dapat dipantau dan pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien,” katanya di acara yang juga dihadiri Kepala BKPSDM Kota Bima H. A Wahid dan sejumlah Pejabat Pemkot lainnya.

Wawali juga berharap ASN bisa memanfaatkan dengan baik. Pasalnya digitalisasi administrasi kepegawaian itu membuat proses layanan kepegawaian menjadi lebih mudah dan cepat. ASN dapat lebih fokus bekerja sesuai dengan tugas dan kinerja masing-masing.

Proses digitalisasi kita harapkan membawa perubahan positif seperti birokrasi pemerintah yang lebih mudah dan tidak mempersulit masyarakat,” harap Wawali.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Drs. Paulus Dwi Laksono, menegaskan instruksi Presiden RI untuk melakukan reformasi digital yang merubah pola pikir budaya kerja sehingga berdampak baik bagi masyarakat.

Proses digitalisasi ini diharapkan dapat membawa perubahan positif terkait kebijakan bagi tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan menciptakan birokrasi anti ribet, birokrasi pemerintah yang lebih mudah dan tidak mempersulit masyarakat.

“Apabila ini berjalan, ASN dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Kota Bima H. A. Wahid melaporkan bahwa sebanyak 375 ASN akan naik pangkat menggunakan SIASN pada bulan April depan.

“Alhamdulillah mulai tahun ini proses kenaikan pangkat dan pensiun sudah menggunakan SIASN. Lebih mudah cepat dan menyenangkan, ASN bisa fokus kerja sesuai bidang masing-masing,” tandasnya singkat. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *