Blog  

Zizi Rosmala Dinobatkan Jadi Bunda Kopi NTB

 

Penobatan Zizi Rosmala sebagai Bunda Kopi saat cara “Ngopi Bareng Zizi-Johan” di Titik Temu Cafe, Jum’at (25/8/2023), Kota Mataram.

 


Mataram, Garda Asakota.-

 


Seorang perempuan cantik asal Kabupaten Sumbawa secara resmi
dinobatkan menjadi Bunda Kopi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2023.

 


Penobatan perempuan yang bernama Zizi Rosmala itu
berlangsung pada acara “Ngopi Bareng Zizi-Johan” di Titik Temu Cafe,
Jum’at (25/8/2023), Kota Mataram.

 


Hadir dikesempatan ini, anggota DPR RI Dapil NTB 1 Pulau
Sumbawa, H. Johan Rosihan (HJR) dan H. M. Huzaini Areka selaku Pengurus
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) NTB.

 


Areka mengungkapkan, penobatan Zizi Rosmala sebagai Bunda
Kopi NTB tahun ini bukan tanpa alasan. Karena secara fakta, kata dia, perempuan
cantik itu sangat menyukai kopi.

 


“Mbak Zizi ini tiada hari suka dan hoby ngopi (sehari)
hampir 10 gelas, sehingga layak diberikan penghargaan (dinobatkan sebagai bunda
kopi,” ujar pemilik Titik Temu Cafe ini.

 


“Selaku pengurus ASKI NTB tentu menyanbut baik dan
mengapresiasi tinggi kepada mbak Zizi,” imbuhnya sembari berharap
penobatan Zizi dapat mencuatkan kopi lokal NTB kedepannya.

 

BERAWAL 20 TAHUN YANG LALU

 

Sementara itu, Zizi Rosmala menceritakan secar singkat
mengapa dirinya bisa menjadi pecinta sekaligus penikmat kopi. Menurut dia,
semuanya berawal dari 20 tahun lalu.

 


“20 tahun lebih yang lalu, saya cuma peminum kopi
biasa. Kemudian saya menjadi penikmat, pecinta, dan sekaligus menjadi pemerhati
kopi,” ujarnya.

 


Menurut perempuan cantik yang diketahui pula sebagai Caleg
PKS DPRD NTB dari Dapil V Sumbawa-Sumbawa Barat itu bahwa potensi kopi di NTB
sangatlah besar untuk bisa dikembangkan.

 


Oleh karenanya, kedepan dengan dinobatkannya sebagai Bunda
Kopi NTB ia mengajak dan berharap kepada berbagai pihak agar mau bersinergi
bersama.

 


Terutama dalam memperhatikan sekaligus mendorong potensi
besar kopi NTB dapat mampu bersaing dengan brand kopi ternama lainnya di
Indonesia.

 


“Dengan hadirnya bunda kopi ini kita ingin bersinergi
positif untuk memajukan kopi NTB. Karena kopi ini sudah menjadi kebutuhan
tinggi di Internasional,” ajak Zizi Rosmala.

 


Disisi lain, ia mengapresiasi sikap yang ditunjukan oleh
seorang Johan Rosihan sebagai wakil rakyat di Senayan. Pasalnya, HJR membawa
dan menikmati salah satu kopi lokal terbaik di NTB.

 


Salah satunya adalah Kopi Tepal, Kabupaten Sumbawa. Sebagai
putra daerah, ia menilai sosok HJR sudah sangat bagus. Karena HJR juga turut
mempromosikan kopi lokal NTB ditingkat pusat.

 


“Ketika saya lihat di video Pak Johan bikin kopi
sendiri di Kantor DPR RI, saya speechless banget. Pas saya komen beliau, lalu
beliau bilang, ini Kopi Tepal. Wow, saya jadi lebih speechless lagi,”
kagumnya. 

 


“Menurut saya, (sosok HJR) inilah wakil rakyat yang
sesungguhnya membawa kopi daerah (untuk dipromosikan) ke sana (Jakarta). Jadi
bukan hanya narasi basi saja, tapi nyatanya, realnya seperti itu,” pungkasnya.

 

BUTUH KOLABORASI BERSAMA DONGKRAK POTENSI KOPI NTB

 

Sebelum dinobatkan menjadi Bunda Kopi NTB, anggota Komisi IV
DPR RI, H. Johan Rosihan dalam kesempatan yang sama, ia mengutarakan hal senada
dengan Zizi Rosmala.

 


Beberapa tahun yang lalu, HJR mengaku hanya sabagai peminum
kopi biasa. “Sama seperti Zizi, dulu saya bukan penikmat kopi, dulu asal
ada kopi ya kita minumlah,” ujarnya santai.

 


“Tapi setelah kenal lebih dalam kopi, maka ada tagline
yang terus saya pegang bahwa ‘kopi itu digiling bukan digunting’,” Wakil
Rakyat Pulau Sumbawa di Senayan tersebut.

 


Johan menaruh harapan besar kepada Zizi Rosmala selaku Bunda
Kopi NTB. Karena dia menilai menyangkut persoalan kopi, maka masih banyak
“PR” yang harus dikerjakan.

 


“Salah satu yang serius saya jadikan catatan itu, bahwa
kita sering beli jeruk minum jeruk. Kopi kita nikmati sendiri, tetapi orang
tidak tahu bahwa kita di NTB ini ada kopi,” tegasnya.

 


Oleh karenanya, HJR berharap kedepan kopi lokal NTB seperti
Kopi Tepal, Kopi Sembalun dan Kopi Tambora dapat mampu bersaing dengan brand
ternama nasional lainnya.

 


Persoalan ini, diharapkannya juga hendaknya pihak pemerintah
daerah melalui instansi terkait dapat turut serta ikut ambil bagian memberikan
sentuhan dan mensupport persoalan kopi NTB.

 


Sehingga, masih kata HJR, kopi lokal NTB bisa memiliki brand
tersendiri dan dikenal masyarakat luas. “Makanya, harus kita berinisiatif
menjualnya. Kita harus menjadi katalisator dan stimulus agaf kopi kita
dikenal,” demikian.

 


Sekedar informasi, dipenghujung acara tersebut, HJR
didampingi Areka selaku Pengurus ASKI menyematkan salempang Bunda Kopi NTB 2023
kepada Zizi Rosmala.

 


Dengan tersematnya salempang itu oleh Johan Rosihan kepada
Zizi Rosmala, maka secara langsung perempuan cantik itu resmi menjadi Bunda
Kopi 2023. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *