Kota Bima, Garda Asakota.-Ketua Dewan Pembina Yayasan, Ketua STIKES, serta Wakil Ketua STIKES Yahya Bima menghadiri kegiatan silaturahmi dan bincang sore bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (27/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP, serta para pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Bima.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh keakraban, menjadi ruang strategis dalam memperkuat silaturahmi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan tinggi.
Para pimpinan PTS diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, aspirasi, serta gagasan konstruktif kepada Pemerintah Provinsi NTB, khususnya terkait pengembangan pendidikan dan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I STIKES Yahya Bima turut menyampaikan pandangan sekaligus pertanyaan terkait kondisi kampus dan eksistensi STIKES Yahya Bima dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Ia juga secara langsung mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi NTB agar dapat menghadirkan skema atau program khusus berupa hibah maupun bantuan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) di bidang kesehatan.
Usulan tersebut dinilai penting sebagai langkah strategis dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan, khususnya di wilayah Bima dan NTB pada umumnya.
Dukungan pemerintah melalui program riset dan pengabdian dinilai mampu mendorong inovasi serta solusi berbasis ilmiah dari kalangan akademisi.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP, memberikan respons yang positif dan membangun.
Mantan Bupati Bima dua periode ini mengapresiasi berbagai masukan dari para pimpinan PTS, termasuk gagasan dari STIKES Yahya Bima terkait pentingnya skema hibah riset daerah yang bersifat kolaboratif.
Wakil Gubernur juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk terus membuka ruang sinergi dengan perguruan tinggi, khususnya dalam mendorong penguatan riset dan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung pada pembangunan daerah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi swasta di Bima, sehingga mampu melahirkan program-program inovatif yang berkontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di NTB. (GA. 212*)


















