Gelar Perpisahan Megah, SMKPP Negeri Bima Lepas Lulusan Terbaik dan Lepas Guru Senior Purna Tugas

Kota Bima, Garda Asakota.-Lapangan SMKPP Negeri Bima hari ini bertransformasi menjadi panggung penuh makna. Di bawah langit cerah, sekolah menyelenggarakan perhelatan akbar bertajuk “Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026”. Acara yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema besar: “Menanam Tekad, Memanen Masa Depan, Melangkah Pasti dari Bumi Maja Labo Dahu.”

Acara diawali dengan prosesi penyambutan tamu kehormatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Cabang Dinas (KCD) Dikbud Wilayah VI Kota dan Kabupaten Bima, Fahmi Khatib, SE. M.Pd.

Dalam sambutan pembukaannya, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja dan prestasi yang ditunjukkan SMKPP Negeri Bima. Ia juga mengapresiasi konsistensi SMKPP Negeri Bima dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang pertanian, tetapi juga memiliki karakter kuat sesuai nilai Maja Labo Dahu.

“Lulusan hari ini adalah benih unggul yang telah ditanam dengan tekad. Kini saatnya kalian melangkah keluar untuk memanen masa depan yang gemilang,” ujar Fahmi Khatib di hadapan ratusan siswa dan orang tua.

“Tema yang diusung hari ini bukan sekadar kata-kata. Ini adalah cerminan karakter tangguh masyarakat Bima. Saya berharap para lulusan membawa filosofi Maja Labo Dahu, takut oleh aib dan malu kepada Tuhan sebagai kompas moral di manapun kalian berada,” ujar Fahmi Khatib di hadapan ratusan hadirin.

Turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini, Pengawas Pembina SMK Kota Bima, jajaran Kepala SMKN 2, Kepala SMKN 3, dan Kepala SMKN 4 Kota Bima, serta pengurus Dharma Wanita SMKPP Negeri Bima yang turut memberikan dukungan moril.

Kepala SMKPP Negeri Bima, Abdul Hamid, S.Pt. M.Pd., dalam pidato laporannya menyampaikan capaian gemilang sekolah tahun ini. Di tengah ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi, SMKPP Negeri Bima berhasil membuktikan kualitasnya.

Ia mengumumkan bahwa sebanyak 15 siswa tahun ini dinyatakan lolos di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur khusus dan prestasi. Capaian ini tersebar di beberapa kampus bergengsi, antara lain Universitas Mataram (Unram) menjadi tujuan utama pengembangan keilmuan di tingkat provinsi.

Universitas Udayana, Bali membuktikan daya saing siswa di kancah regional yang lebih luas. Polbangtan Malang sebagai bentuk afirmasi keahlian spesifik di bidang pembangunan pertanian.

“Ini adalah bukti bahwa siswa SMK tidak hanya siap kerja, tapi juga sangat kompetitif untuk melanjutkan studi di kampus-kampus ternama tanah air,” tegas Abdul Hamid.

Suasana haru memuncak saat acara dirangkaikan dengan seremoni pemberian cindera mata purna tugas. Nasarudin, S.Pd.Ing, sosok guru PNS senior yang telah mendedikasikan hidupnya selama puluhan tahun untuk mencerdaskan siswa di SMKPP Negeri Bima, akan memasuki masa pensiun pada akhir bulan Mei ini.

Pemberian cindera mata dilakukan langsung oleh Kepala Sekolah didampingi oleh Kadis Dikpora Wilayah VI dan juga pengurus Dharma Wanita. Seremoni ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi tanpa pamrih Bapak Nasarudin dalam membimbing siswa menguasai bahasa Inggris sebagai modal global mereka.

Kemeriahan acara semakin berwarna dengan penampilan seni dari siswa kelas X dan XI. Lapangan sekolah seketika berubah menjadi panggung teater dan tari yang memukau. Berbagai pertunjukan yang ditampilkan meliputinTari Tradisional Bima menampilkan keluhuran budaya lokal. Tari Kreasi, perpaduan gerak modern dan etnik yang dinamis dan pertunjukan Monolog, penampilan yang paling dinanti oleh penonton.

Khusus untuk pertunjukan monolog, penampilan hari ini merupakan persiapan intensif bagi tim teater sekolah (Teater Negeriku). SMKPP Negeri Bima telah ditunjuk sebagai wakil resmi Kota dan Kabupaten Bima untuk berkompetisi pada ajang Pekan Teater Pelajar SMA/SMK se-NTB yang akan digelar di Taman Budaya NTB di Mataram akhir bulan ini. Penampilan hari ini menjadi ajang uji coba mental sebelum mereka bertarung memperebutkan juara di tingkat provinsi.

Acara diakhiri dengan prosesi pelepasan atribut sekolah secara simbolis dan foto bersama. Dengan tekad yang telah ditanam selama tiga tahun, para lulusan kini bersiap melangkah keluar dari gerbang sekolah untuk memanen masa depan yang telah mereka impikan. (GA. 004*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page