Kembali Berpolitik, Mantan Bupati Lobar, Zaini Arony, Daftar Balon DPD RI

Mantan Bupati lobar. H Zaini Arony, saat menggelar konpers usai mendaftar Balon DPD RI di KPU NTB, Kamis 29 Desember 2022.


Mataram, Garda Asakota.-


Mantan Bupati Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat, H. Zaini Arony kembali ke gelanggang politik.


Zaini Arony memutuskan bertarung di pemilihan anggota DPD RI daerah pemilihan (Dapil) NTB pada Pemilu 2024 mendatang.


Mantan Ketua DPD I Partai Golkar NTB itu secara resmi mendaftar sebagai bakal calon (Balon) anggota DPD RI periode 2024-2029 ke Kantor KPU NTB di Mataram, Kamis pagi (29/12/2022).


Kedatangan Zaini Arony bersama tim disambut anggota KPU NTB Yan Marli, Agus Hilman, dan Zuriati. 


Berdasarkan hasil verifikasi penyertaan berkas dukungan minimal, syarat minimal dan sebaran yang diserahkan Zaini Arony dinyatakan lengkap. 


“Syarat minimal dukungan dan sebaran, dari hasil pengecekan tim verifikator kami dinyatakan lengkap dan diterima. Jumlah dukungan 3.535 tersebar di sembilan Kabupaten/Kota,” kata Yan Marli.


Saat jump pers bersama awak media, orang tua dari Wakil Ketua DPRD NTB, Naufar Furqoni Farinduan ini tak bisa menutup rasa syukurnya. 


Zaini Arony mengatakan, tim yang mengawal dirinya ke Kantor KPU NTB tersebar dari seluruh wilayah di NTB.


“Saya ini datang bersama tim yang cukup besar. Tetapi besar ini tentu ada relevansinya dengan daerah kita NTB. Ada dari Mjobo, Samawa, dan Sasak yang tersebar di lima kabupaten/kota,” ujarnya. 


Zaini Arony bersama tim membawa selogan lengkap dengan spanduk besar “Untukmu Indonesiaku, dari Daerah Membangun Bangsa”.


Zaini Arony menyatakan bahwa sejatinya Indonesia, NTB adalah entitas sekaligus identitas.


Identitas ini akan bermakna apabila tema tersebut dapat diwujudkan dalam peran dan tanggung jawab masing-masing, baik eksekutif dan legislatif, dan lembaga perwakilan yakni DPD.


“DPD ini menurut hemat saya memiliki fungsi yang cukup berat, besar, dan luas. Karena kita langsung mewakili NTB tanpa terpisah-terbelah, oleh partai atau kelompok,” ucapnya.


“Kenapa saya berkeinginan untuk menjadi DPD? Seperti dimaklumi bahwa setiap institusi negara apakah itu DPD maupun yang lain tentu kelahirannya memiliki fungsi dan tujuan. Secara prinsip memiliki fungsi melayani dan sekaligus berjuang, itu kira-kira yang menjadi dimensi mengapa saya maju di DPD,” sambungnya lagi.


Zaini, menegaskan lantaran DPD adalah badan perwakilan, bukan eksekutif tentu tidak ada visi-misi yang secara khusus adalah mitra kerja masyarakat, dan pemerintah, sehingga harus in-line dengan seluruh kebijakan daerah. 


“Mudah-mudahan dengan izin Allah SWT, dan dukungan masyarakat. Keberadaan kami mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat NTB,” tandas Zaini Arony. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *