Blog  

Sosialisasi PKM 2024, Tamsis Membangun Generasi Unggul Melalui Inovasi dan Kreativitas

 

DR. Nanang Diana, M.Pd, menjadi salah satu Pemateri di acara Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2024 di auditorium H Sudirman STKIP Tamsis.

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-





Pada hari Kamis, 14 Februari 2024, STKIP Taman Siswa Bima merayakan kesempatan yang luar biasa dalam mengadakan acara Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2024. 






Kegiatan itu bertujuan untuk membimbing dan mendorong mahasiswa serta dosen dalam mengembangkan PKM yang berkualitas. Kegiatan yang berlangsung di ruang beradab itu mengusung tema “Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)”, acara ini berhasil menyatukan 74 mahasiswa dan 10 dosen dari berbagai Program Studi, membawa inspirasi dan semangat yang membakar untuk berinovasi.




Moderator Firdaus M.Ed., memulai acara dengan semangat yang membara. Pria lulusan salah satu perguruan tinggi di Malaysia itu memperkenalkan para pemateri yang akan berbagi pengetahuan dan wawasan tentang PKM. 



Dr. Syarifuddin, M.Si. membuka sesi pertama dengan membahas pentingnya sosialisasi terkait program MBKM (Merdeka Belajar-Kampus Merdeka), RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau), dan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dalam menghasilkan karya yang bermutu.



Tak kalah menarik, Taufik S.H., M.H. selaku Kabag Kemahasiswaan membawa semangat melalui motivasi untuk mahasiswa dengan mengatakan, “Anda akan dihitung ketika Anda menghasilkan karya.” 



Pria yang sangat dekat dengan mahasiswa itu menekankan pentingnya PKM dalam membentuk sumber daya manusia yang berorientasi masa depan.



PKM dapat membentuk mahasiswa menjadi “Tahu, taat aturan, kreatif, inovatif, objektif dan kooperatif.” Lanjutnya. Selain itu mahasiswa juga dituntut untuk “berpikir kreatif, melakukan penemuan/invention, dan bertindak inovatif .” tutupnya.




Dr. Nanang Diana, M.Pd. selaku pemateri ketiga menutup sesi dengan membahas teknik pengajuan dan penyusunan proposal PKM yang efektif. Wanita lulusan program doktoral Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) itu menyoroti pentingnya tidak menggunakan artificial intelligence (AI) dalam penyusunan proposal, dan memberikan kiat sukses dalam mengajukan proposal PKM yang kreatif dan relevan.




Pada akhir materi, wanita yang juga sebagai kepala LPPM STKIP Taman Siswa itu memberikan kita sukses berhasil di PKM “Baca panduan dengan cermat, tulis proposal sesuai dengan panduan umum dan panduan pelaksanaan, fokus pada kreativitas dan kekhasan bidang PKM.



Diskusi yang berlangsung antara peserta dan pemateri juga menghasilkan interaksi yang bernas. Pertanyaan dari Pak Andy Eddy dan Mahasiswa Salman menyoroti kebutuhan akan persiapan yang matang dan kolaborasi antarprodi untuk kesuksesan proyek PKM.




Acara ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memberikan semangat baru bagi peserta untuk berinovasi dan berkontribusi dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi. 




Dengan dukungan dari STKIP Tamsis Beradab, diharapkan bahwa para mahasiswa dan dosen dapat mewujudkan ide-ide brilian mereka dalam proyek PKM yang bermanfaat bagi masyarakat dan memperkaya pengalaman akademik mereka. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *