Bima, Garda Asakota.-Sebanyak 17 unit rumah dan satu gudang di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat hangus terbakar pada Sabtu (16/5/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu aksi seorang pria berinisial H (38) yang nekat membakar adiknya di dalam rumah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, Ruslan, mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. “Kejadiannya dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 Wita,” ucap Ruslan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu siang (16/5/2026).
Laporan masuk ke call center Damkarmat sekitar pukul 03.15 Wita. Petugas langsung menerjunkan lima mobil pemadam kebakaran, terdiri dari dua unit dari Damkar Kabupaten Bima dan tiga unit dari kantor Kecamatan Belo, Palibebo, dan Monta.
“Kobaran api dapat dipadamkan sekitar pukul 06.30 Wita oleh petugas dan dibantu warga. Setelah itu dilanjutkan proses pendinginan,” katanya.
Akibat peristiwa itu, Damkarmat mencatat ada 15 rumah panggung, satu rumah setengah permanen, dan satu gudang yang hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 500 juta. “Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tegas Ruslan.
Data yang dihimpun, kebakaran diduga sengaja dilakukan oleh H yang diduga mengalami gangguan kejiwaan atau stres berat. Sebelum peristiwa terjadi, H terlibat cekcok hingga nekat membakar adiknya yang berada dalam rumah.
Meski adiknya berhasil menyelamatkan diri, kobaran api membakar seluruh isi rumah dan dengan cepat merambat ke rumah warga lain.
Saat kebakaran terjadi, sejumlah korban sempat meluapkan kekecewaan dengan membakar sepeda motor milik H. Namun aksi tersebut berhasil dicegah oleh warga, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Desa Lido.
Ruslan belum dapat memastikan penyebab kebakaran karena kasus masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. “Aparat kepolisian sudah turun tangan melakukan penyelidikan penyebab kebakaran. Di lokasi kebakaran juga dipasang garis polisi,” imbuhnya.
Pasca kebakaran, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti dan Anggota DPR RI Hj. Mahdalena, S.S., MM, Sabtu (16/5/2026) meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Lido, Kecamatan Belo.
Bupati Bima menyampaikan rasa duka dan belasungkawa atas musibah yang dialami warga Desa Lido. “Kami turut prihatin dan merasakan duka yang dialami masyarakat. Kehilangan tempat tinggal dalam waktu singkat tentu menjadi cobaan yang berat. Pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat terdampak,” ujar Bupati.
Dirinya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir dalam setiap musibah yang dialami masyarakat. “Bantuan yang diberikan mungkin tidak sepenuhnya menggantikan kerugian yang dialami. Namun ini adalah bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kepada masyarakat. Kami akan terus berupaya membantu warga yang terdampak musibah,” imbuhnya.
Dalam kunjungan tersebut Bupati Bima dan Ketua TP PKK Kabupaten Bima menyerahkan sejumlah paket bantuan tanggap darurat berupa logistik, pangan, kebutuhan dasar dan bantuan uang tunai kepada para korban kebakaran.
Sementara itu, Anggota DPR RI Hj. Mahdalena, S.S., MM, menyampaikan, kehadirannya bersama pemerintah daerah merupakan bentuk perhatian dan belasungkawa.
“Kami berharap masyarakat diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi ujian ini, serta berharap agar masyarakat yang terdampak diberikan rezeki dan pengganti yang lebih baik atas musibah yang terjadi,” katanya.
“Kami bersama Pemerintah Kabupaten Bima akan terus bersinergi untuk membantu masyarakat korban kebakaran ini. Insya Allah bantuan dan perhatian akan terus diberikan,” terangnya.
Kunjungan tersebut juga turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Abdul Muis, S.Sos., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima Zunaidin, S.Sos, MM, Ketua BAZNAS Kabupaten Bima Drs. H. Zainuddin, MM, Camat Belo Ruyani, SH, bersama unsur Muspika Kecamatan Belo. (GA. 212*)


















