Blog  

JCH Kobi Masih Menunggu Pembagian Kloter




HM. Syafi’i, MM.





Kota Bima, Garda Asakota.-



Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Bima 1443 Hijriah 2022 sebanyak 110 orang, hingga kini masih menunggu pembagian Kloter dengan batas terakhir tanggal 11 Juni 2022 mendatang. 



“Yang pasti sebelum tanggal 11 Juni nanti, kloter untuk Kota Bima sudah keluar. Tapi semuanya saat ini masih secara umum, belum ada pembagian kloter,”  sebut Kasi Haji dan Umroh kantor Kemenag Kota Bima, H. Muhammad Syafi’i, MM, kepada sejumlah saat wartawan, Senin (6/6/2022). 



Namun dipastikannya untuk JCH Nusa Tenggara Barat (NTB), kloter pertamanya akan diberangkatkan pada tanggal 20 Juni 2022 dan sampai kloter keenamnya akan diberangkatkan tanggal 27 Juni 2022. 



Untuk kloter terakhir, pihaknya belum mengetahui secara pasti, apakah Kabupaten Kota mana di NTB ini yang akan bergabung dengan kloter Jakarta. Sebab kloter 29 Jakarta rencananya akan bergabung dengan Kloter asal NTB.



“Tapi semua itu belum diketahui pasti. Apakah JCH asal Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu atau Lombok, yang akan bergabung dengan Kloter 29 Jakarta. Semua itu masih menunggu keputusan pembagian kloter yang akan dilaksanakab sebelum tanggal 11 Juni ini,” katanya.



Ia menegaskan bahwa untuk total JCH kota Bima sebanyak 110 orang itu sudah final. Sementara untuk tenaga medisnya se pulau Sumbawa hanya akan dilayani oleh satu dokter saja.  



Jika kloternya sudah final, maka setiap kloter akan ada petugas medis masing-masing. Begitu juga dengan tenaga TPHI atau ketua kloternya, lalu ada TPIH atau pembimbing ibadahnya. 



“Sementara untuk Dompu ada petugas Pembimbing Haji Daerah (PHD) dalam hal ini langsung Bupatinya,” jelasnya.

 



Dipastikannya bahwa semua JCH Kota Bima sudah melakukan imunisasi. Bahkan mereka juga sudah melewati dua kali suntikan Vaksin Covid19 plus vaksin boster. 



“Tinggal satu saja yang belum dilakukan para JCH, yakni tes PCR.  Nanti H-1 JCH diberangkatkan, mereka sudah mengantongi hasil PCR sebagai salah satu syarat masuk di tanah suci Mekkah,” tandasnya. (GA. 355*)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *