Blog  

Miris, di Penghujung Kepemimpinan Walikota HM. Lutfi, Warga Masih Menjerit Kekurangan Air Bersih

 

Drop air bersih melalui mobil tangki milik salah satu BUMN di Kota Bima untuk kebutuhan warga di Kelurahan Dara. Foto: Ist


Kota Bima, Garda Asakota.-

Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia. Walau demikian, ternyata untuk memiliki akses air bersih masih cukup sulit. 

Salah satunya di Kelurahan Dara Kecamatan Rasane Barat Kota Bima mulai lingkungan Binabaru RW 02, Rw 01, Rw 02, Rw 03, Wadumbolo dan Niu.

Walaupun Kelurahan ini berada di jantung Kota yang dinakhodai oleh Walikota Bima, HM. Lutfi, ternyata masih belum merata terkait ketersediaan air bersih.

“Hampir seluruh warga lingkungan Binabaru mengalami krisis air bersih, selama ini hanya mengandalkan air PDAM tapi tidak efektif karena manajemen PDAM milik Kabupaten Bima itu belum sehat,” ungkap Tokoh Pemuda Kelurahan Dara, Amiruddin, S.Sos, kepada Garda Asakota, Sabtu (5/8/2023).

Menurut Amir, krisis air bersih ini bukan hanya melanda warga Binabaru, akan tetapi juga dialami warga di lingkungan lainnya di Dara seperti Tolodara, Dara bagian atas, Wadumbolo, dan di sekitaran kawasan Rw 02 Dara. 

“Jangankan untuk kebutuhan mandi cuci anak anak yang ke sekolah, untuk keperluan dapur saja susah dapat air,” keluhnya.

Warga berharap Pemerintah Kota Bima serius dalam mengatasi keluhan krisis air bersih yang sudah sekian lama dialami warga selama ini. 

“Namun syukurnya, ada droping air tangki dari BUMN Bank NTB yang peduli dengan keadaan warga yang krisis air bersih, sementara dari pemerintah belum ada untuk mengantisipasi sementara keadaan kami ini,” ucap mantan Ketua FPKT (Forum Pengurus Karang Taruna) Kota Bima ini. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *