Blog  

Pembangunan Stable Kuda Bagian Strategi Pengembangan Pariwisata Terintegrasi

 

M. Natsir, M.Pd

Kota Bima, Garda Asakota.-


Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kota Bima, M. Natsir M.Pd mengatakan pembangunan stable kuda di Kelurahan Kolo bagian dari strategi pengembangan pariwisata terintegrasi.

“Konsep pembangunan stable kuda ini bagian dari strategi pengembangan pariwisata terintegrasi,” ucapnya, Selasa (25/7/2023).

Lebih lanjut Ia mengatakan, selain mendorong agar masyarakat mulai mencintai kuda, pembangunan stable kuda juga akan dimanfaatkan untuk tracking kuda dengan mengelilingi zona atau kawasan wisata Pantai Kolo. 

“Kita harapkan di tempat ini, juga akan ada pemusatan pelatihan berkuda sekaligus memanah bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.

Disamping itu, keberadaan stable kuda nantinya akan jadi wahana baru bagi pengembangan wisata minat khusus. Hal itu akan menjadi opsi dan alternatif kemasan pariwisata di wilayah Kota Bima. “Berbagai konsep kita padukan,” ujarnya.

Terkait kritik dan masukan dari berbagai pihak, Natsir mengaku tidak mempersalahkan. Karena tujuan awal, pihaknya membangun stable kuda di kawasan pantai Kolo untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Tidak apa-apa dikritik. Namun yang jelas di kawasan ini akan dibangun pondok untuk pengembangan UMKM yang menjual makanan serba ikan dan kios cinderamata,” ujarnya. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *