Blog  

Pemkab Bima Bakal Gelar Pawai Rimpu Terbesar, Targetkan Masuk Rekor MURI

 

Sekda memimpin rapat persiapan Pawai/Karnaval Budaya yang mewarnai dan memeriahkan Peringatan Hari Jadi Bima ke-383 dan HUT RI ke-78 tingkat Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Pawai/Karnaval Budaya bakal mewarnai dan  memeriahkan Peringatan Hari Jadi Bima ke-383 dan HUT RI ke-78 tingkat Kabupaten Bima, Sabtu mendatang 29 Juli  2023. Kegiatan ini mengambil rute titik start dari  Cabang Tente  menuju perempatan Cabang Talabiu Kecamatan Woha. 

Pawai Budaya tahun ini mengusung tema “Bima RAMAH dalam Balutan Tembe Nggoli” yang akan diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, BUMN/BUMD, Paguyuban Etnis Nusantara, mitra kerja pemerintah daerah dan Sekolah, komunitas.

Sekda Kabupaten Bima. Drs. H.M. Taufik HAK, M.Si, saat memimpin rapat persiapan kegiatan tersebut di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Selasa (17/7/2023) menjelaskan bahwa pawai mencakup keragaman seni dan budaya, produk tenun Bima, khususnya Tembe Nggoli untuk memecahkan catatan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pawai dengan peserta rimpu terbanyak.

Ditargetkan sebanyak 12 ribu tenaga pendidik dan kependidikan, 20 ribuan pegawai kecamatan,  UPT dan elemen masyarakat se Kabupaten Bima, 500an ASN dan keluarga di lingkungan Sekretariat Daerah,  serta 2.000an ASN dan keluarga di OPD mengikuti pawai Budaya ini.

Peserta laki-laki  OPD, Kecamatan, BUMN/BUMD, mitra kerja pemerintah daerah, Sekolah, Komunitas mengenakan Sambolo, baju adat Bima, katente Tembe Nggoli dan rimpu Tembe Nggoli bagi wanita.

Sedangkan Etnis Nusantara mengenakan pakaian adat dan aksesoris yang menunjukkan identitas masing-masing etnis. 

Demi tertib dan lancarnya iring-iringan pawai, rombongan tidak diperkenankan  membawa kendaraan bermotor dalam iring-iringan. Materi yang ditampilkan peserta harus sejala dengan budaya luhur Dana Mbojo.

“Panitia menyediakan beragam hadiah doorprize di titik penerimaan selama pawai berlangsung,” jelas Sekda didampingi Ketua Dekranasda Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd dan Ketua Panitia, Fatahullah, S.Pd, di hadapan para Kepala OPD,  Kabag Setda, Camat dan Korwil Pendidikan. 

Adapun peserta pawa nantinya akan dibagi dalam dua arah. Peserta pawai dari wilayah Barat (Kecamatan Bolo, Madapangga, Tambora, Sanggar, Soromandi  mengambil rute belok kanan ke arah desa Samili – masuk ke Terminal Tente 

Sedangkan peserta pawai dari arah utara dan timur mengambil rute memutar Cabang Talabiu dan belok kanan menuju Godo dan belok kiri ke arah Desa Samili  kemudian masuk Terminal Tente. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *