Blog  

Porprov ke-XI Siap Digelar, Mori Hanafi: Persiapannya Sudah 75 Persen

 

Ketua Umum Koni NTB, H Mori Hanafi.


Mataram, Garda Asakota.-

 

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang ke-XI Provinsi Nusa
Tenggara Barat (NTB) beberapa pekan lagi akan digelar.

 

Pelaksanaannya sendiri nantinya akan dipusatkan di Kota
Mataram pada 18 Februari hingga 26 Februari 2023 dengan mempertandingkan 35
Cabang Olahraga (Cabor).

 

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)
Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Mori Hanafi, menegaskan persiapan pelaksanaan
Porprov ke-XI sudah mencapai persentasi 70-75 %.

 

“Secara keseluruhan persiapan sudah 70-75 persen. Dan
kita optimis sampai tanggal 18 Februari akan jadi sempurna,” tegasnya
kepada sejumlah wartawan 09 Januari 2023.

 

Selain itu, diungkapkan Mori Hanafi, bahwa sebagai gambaran
umum dari bidang pertandingan dan keabsahan, pihaknya juga sudah melakukan
identifikasi. Dimana sampai saat ini ada sekitar 4.910 atlet dan official yang
akan terlibat.

 

Jumlah itu, menurut dia, terjadi peningkatan pesat jika
dibandingkan pada pelaksanaan Porprov 2018 lalu yang hanya melibatkan 3.600-san
orang. Artinya telah terjadi penambahan sekitar 1.300-san orang.

 

Angka 4.910 itu, kata Mori Hanafi, tidak menutup kemungkinan
masih akan terus bertambah. Ini mengingat, final pada bidang keabsahan akan
tuntas pada malam ini. “Akan terus bertambah, dan Insya Allah di bidang
keabsahan finalnya sampai nanti malam,” ujarnya.

 

Mantan Wakil Ketua I DPRD NTB itu juga menegaskan bahwa
pihaknya juga telah melakukan pemetaan. Seperti soal venue, cabor nomor
pertandingan, termasuk dari sisi akomodasi dari kebutuhan 2.720 kamar.

 

“Pemetaan venue, kemudian cabor nomor pertandingan
sudah selesai. Kemudian pemetaan akomodasi dari kebutuhan kamar 2.720, sampai
hari ini sudah siap 2.600 kamar. Yang pasti kesiapan kita sudah 70-75
persen,” tegas Mori Hanafi lagi.

 

Disinggung soal anggaran, diketahui bersama bahwa sebelumnya
pihak KONI NTB mengusulkan anggaran untuk Porprov XI sebesar Rp 14 miliar.
Hanya saja, anggaran yang tersedia hanya saat ini sekitar Rp 7 miliar.

 

Padahal 2018 lalu, anggaran untuk Porprov mencapai Rp10,5
miliar yang hanya 26 cabor dengan melibatkan 3.600-san orang. Sementara pada
Porprov kali ini, pelibatan jauh lebih besar yaitu mencapai 4.910 orang dengan
35 cabor.

 

“Soal anggaran terus terang, kita hanya dianggarkan Rp
7 miliar. Ini anggaran sangat jauh dari mencukupi. Jadi kita sudah menghitung
lagi, kalau Rp10,5 miliar bisalah kita laksanakan. Jadi masih ada sisa
(kekurangan) Rp3,5 miliar,” bebernya.

 

Meski terbilang berat, pria yang juga menjabat sebagai Ketua
Umum Pengprov PSSI NTB itu mengaku tetap optimis untuk menutupi kekurangan
tersebut. “Insya Allah kita tutupi dengan sponsor dan kita akan jual air
minum juga,” kata Mori Hanafi.

 

“Kalau kita jual 100.000 botol saja bisa dapat Rp30-an
juta. Walaupun berat kita optimis bisa terpenuhi kebutuhan ini,” imbuhnya
sembari menegaskan akan menggunakan sebanyak 34 venue dengan kesiapan fasilitas
baru mencapai 50 persen.

 

Anggota DPRD NTB jebolan asal Dapil VI Dompu, Bima dan Kota
Bima itu juga mengatakan, bahwa secara bersama pihaknya terus bekerja. Dengan
harapan, hingga hari “H” semuanya sudah rampung.

 

“Kita bekerja terus. Karena kita sudah target, Porprov
(XI NTB 2023) ini rasa PON (Pekan Olahraga Nasional) dengan standar Nasional.
Sekali lagi, kita optimis (semua akan tertuntaskan),” demikian Mori Hanafi
sambil mengajak seluruh pihak agar mendukung dan menyukseskan Porprov XI NTB
2023 ini. (GA. Im*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *