Blog  

Rawan Banjir dan Kondisi Lahan Sempit, RSUD Kota Bima Harus Direlokasi

Direktur RSUD Kota Bima, dr. H. Fathurrahman

Kota Bima, Garda Asakota.-





Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, diperlukan adanya relokasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima yang terletak di Jalan Datuk Dibanta lingkungan Pelita Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota.





Rencana relokasi tersebut, selain bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, juga sekaligus mengantisipasi terhentinya pelayanan saat terjadinya banjir yang kerap merendam RSUD Kota Bima.




Area depan RSUD Kota Bima.




Lokasinya yang rawan banjir serta lahannya  yang sempit menjadi faktor utama rencana relokasi RSUD Kota Bima. 



“Sepertinya keberadaan RSUD Kobi saat ini tak representatif lagi, karena lokasinya rawan bencana banjir plus lahan yang sempit. 



RS yang sekarang itu luasnya hanya setengah hektare saja,” ujar Direktur RSUD Kota Bima, dr. H. Fathurrahman, kepada wartawan, Kamis (11/1/2024).




Diakuinya, pada era Kepemimpinan Walikota Bima, H Muhammad Lutfi, pihaknya pernah mengajukan permohonan relokasi ini dan disetujui dibangun di atas lahan eks kantor Walikota yang luasnya sekitar 3 hektare.



“Atas persetujuan tersebut kami pun mengajukan permohonan  bantuan anggaran di Pempus melalui Kementrian terkait tahun 2023 lalu, tapi karena anggaran banyak tersedot untuk Pemilu 2024 dan pembangunan IKN sehingga rencana itu dipending dulu,” akunya.




Namun demikian, kata dia, pihaknya saat ini sedang mencoba mengajukan lagi untuk realisasi tahun 2025 mendatang. 



“Rencananya In shaa Allah minggu ini kami ke Jakarta. Jadi, mohon do’a, semoga rencana ini dapat segera terealisasi,” pungkasnya. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *