Blog  

STKIP Tamsis Bima. Kampus Belia, Budaya Riset Meroket

 

IMG 20230608 102140(1)
DR. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Budaya riset di STKIP Taman Siswa Bima (Tamsis Bima) patutlah mendapatkan apresiasi yang tinggi. Dimana, setiap tahun puluhan dosen selalu mendapatkan kesempatan dari Kemdikbudristek untuk melakukan melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 

Tahun 2019, kampus yang masih belia ini lolos 11 Hibah penelitian dan pengabdian (Hibah Kompetitif Nasional PDP 9 tim, PKPT 1 tim, dan Kerjasama 1 tim). Tahun 2020, 18 tim sukses mendapatkan kesempatan riset dengan skim Hibah Kompetitif Nasional Penelitian Dosen Pemula (PDP) 12 tim,  Penelitian Kerjasama antar Perguruan Tinggi (PKPT) 5 tim, Program Kemitraan Masyarakat Stimulus  (PKMS) 1 tim. 

Tahun 2021, 16 tim sukses mendapatkan hibah (Hibah Kompetitif Nasional PDP 14 tim, PKPT 1 tim, dan PKM 1 tim). Di tahun 2022, 14 tim terlibat dalam riset dan pengabdian kepada masyarakat (Hibah Kompetitif Nasional PDP 12 tim, PDKN 1 tim, dan PMP 1 tim). Sedangkan di tahun 2023, total yang lolos adalah 7 tim dengan rincian Hibah Kompetitif Nasional PDP 6 tim, Penelitian Dasar kompetitif Nasional (PKDN) 1 tim dan PKMS 1 tim. 

Setiap tahun, kampus yang dipimpin oleh Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si., ini masih menjadi kampus dengan jumlah hibah terbanyak di Bima dan Dompu. 

Tentu, hasil ini bukanlah ada begitu saja. Peran Lembaga Penelitian dan Pengadian kepada Masyarakat (LP2M) STKIP Tamsis Bima. Sejak digalakkannya budaya riset, beragam kegiatan pendongkrak iklim menulis terus dicanangkan. 

“Salah satu cara kami meningkatkan raihan Hibah Dikti yaitu dengan adanya program Klinik Proposal Hibah, dimana dengan program ini setiap dosen dapat bertukar pendapat terkait dengan ide proposal hingga teknik penyusunannya,” ujar Ketua LP2M STKIP Tamsis Bima, Zulharman, S.Hut., M.Ling., via akun whatsapp, Kamis (8/6/2023).

Untuk memperluas jangkauan, kata Zul (sapaan), pihaknya akan memperluas kolaborasi dengan sejumlah kampus besar di Indonesia. Selain itu, STKIP Tamsis Bima juga telah membangun kemitraan dengan BRIDA NTB dan juga Badan Riset Nasional (BRIN). 

“Ke depan kami akan perluas kolaborasi dengan kampus-kampus ternama di Indonesia untuk memperkuat Budaya Riset Dosen. Selain itu tahun ini juga STKIP Taman Siswa Bima telah membangun kemitraan dengan Badan Riset Nasional dimana dosen-dosen dapat berkolaborasi untuk mengajukan riset-riset di BRIN,” tutupnya.

Hanya hibah eksternal? Tentu tidak, perguruan tinggi yang mulai aktif di 2007 silam ini setiap tahun selalu membuka hibah internal. Tujuannya, tentu sebagai penjaga iklim dan semangat meriset. 

Tidak hanya untuk dosen, mahasiswa juga dilibatkan dan diajak terlibat dalam meneliti. Berbagai program penelitian tingkat mahasiswa juga dilakukan pendampingan demi pendampingan. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *