Gebrakan Nyata Anggota DPR RI Mori Hanafi di Kota Bima, Safari ke 4 Ponpes, Bawa Program Senilai Rp1 Miliar

Anggota DPR RI Komisi V, Dr. H. Mori Hanafi, S.E, M.Comm, saat bersilaturahmi dengan pimpinan Pontren Hamzanwadi Penatoi, Rabu sore (29/4/2026). Sebelumnya ia juga mengunjungi Ponpes Al Hussainy Monggonao, Darul Jihad Jatiwangi, dan Darul Hikmah Matakando, usai meninjau TPA Oi Mbo pagi harinya. Foto: Dok. Ist

Kota Bima, Garda Asakota.-Luar biasa kiprah Anggota DPR RI Komisi V, Dr. H. Mori Hanafi, S.E, M.Comm, di Kota Bima. Dalam sehari, Rabu (29/4/2026), ia tak hanya meninjau krisis TPA Oi Mbo dan tinjau progres proyek NufRep, tapi juga menggelar safari ke empat Pondok Pesantren (Ponpes) di Kota Bima mulai ba’da dzuhur, dengan membawa program aspirasi senilai Rp2,5 miliar.

Pantauan langsung Garda Asakota pagi hari, Mori Hanafi meninjau langsung TPA Oi Mbo bersama Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, Kadis LH Syahrial Nuryadin, dan pihak Cipta Karya Kementerian PUPR. TPA ini dalam kondisi over kapasitas, menampung 80 ton sampah/hari namun baru 12 persen terkelola, dan sudah di warning untuk setop operasi.

Usai dari TPA, Mori Hanafi mengikuti rapat pemantapan usulan program di Kantor Walikota Bima. Ia menegaskan komitmen membantu lewat program inisiasi DPR RI tahun 2027 dan meminta Pemkot pastikan kesiapan teknis serta anggaran agar tidak terkendala.

Ba’da dzuhur, Politisi dari Partai Nasdem ini langsung tancap gas safari ke empat Pondok Pesantren di Kota Bima yakni di Ponpes Al Hussainy Monggonao, Ponpes Darul Jihad Gindi Jatiwangi, Ponpes Darul Hikmah Sonco Lela Matakando dan Ponpes Hamzanwadi Penatoi.

“InsyaAllah masing-masing Ponpes akan mendapatkan program dari aspirasi kami senilai Rp250 juta berupa pembangunan Sanitasi Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) yang akan mulai kerja bulan Mei-Juni ini,” ungkapnya kepada Pimpinan Pontren Darul Jihad Gindi, Ustadz Ilyas, S.Pdi.

Diakuinya, total untuk 4 Ponpes di Kota Bima, nilai program mencapai Rp1 miliar. “InsyaAllah bukan hanya 4 Ponpes di Kota Bima tapi ada sekitar 6 Ponpes di Pulau Sumbawa yang mendapatkan program LPK, dengan demikian total program untuk Sumbawa diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar untuk 10 Ponpes,” imbuhnya.

Pantauan langsung wartawan, di setiap ponpes, Mori Hanafi berdialog dengan pimpinan, ustadz, dan santri. Ia menyerap aspirasi terkait sarana-prasarana pendidikan, bantuan operasional pesantren yang pernah dikucurkan pemerintah, hingga program beasiswa santri.

Ia juga secara khusus meminta pembangunan LPK nantinya dapat dilaksanakan dengan baik dan layak, sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi keluarga besar pondok pesantren, pintanya disambut hangat dan gembira oleh para pimpinan Ponpes, guru, dan santri yang dikunjunginya. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page