Walikota Bima Temui Menteri PUPR di Jakarta: Ajukan 7 Usulan Prioritas demi Wujudkan “Kota Bima BISA”

Walikota Bima H. A. Rahman, S. E, berdialog dengan Menteri Pekerjaan Umum RI di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Jakarta, Garda Asakota.-Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur terus dilakukan Pemerintah Kota Bima. Salah satunya melalui pertemuan langsung Walikota Bima, H. A. Rahman, S.E, dengan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Dalam agenda strategis itu, Walikota hadir bersama Kepala Dinas PUPR dan Kabag Prokopim Setda Kota Bima. Pertemuan ini jadi langkah kunci memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Fokus utama pembahasan adalah sinkronisasi program pembangunan infrastruktur Kota Bima dengan kebijakan nasional, khususnya mendukung visi *“Kota Bima BISA”*: Bersih, Indah, Sehat, dan Asri.

Di hadapan Menteri PUPR, Walikota Bima memaparkan berbagai program prioritas yang tengah dan akan dijalankan. Program dirancang terintegrasi untuk mendorong terwujudnya kota yang tangguh, nyaman, dan berkelanjutan di wilayah timur Nusa Tenggara Barat.

Walikota juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Kota Bima. Sejumlah program yang telah berjalan dinilai sangat membantu menjawab kebutuhan masyarakat.

Diantaranya pengendalian banjir perkotaan, rehabilitasi fasilitas pendidikan, hingga pembangunan rumah sakit umum daerah. “Dukungan ini krusial di tengah tantangan daerah, mulai dari potensi banjir, keterbatasan air baku, hingga penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib dan layak,” ujar H. A. Rahman.

Dalam kesempatan itu, Pemkot Bima mengajukan sejumlah usulan prioritas lintas sektor seperti penguatan pengendalian banjir dan ketahanan air, peningkatan layanan sanitasi dan air minum, penataan kawasan kumuh, pengembangan konektivitas dan estetika kota, revitalisasi kawasan strategis, pembangunan sarana olahraga dan pengembangan kawasan budaya dan religi sebagai penguatan karakter dan identitas daerah.

Walikota menegaskan kesiapan daerah jadi faktor penting dorong realisasi program. Pemkot Bima telah menyiapkan aspek pendukung yakni ketersediaan lahan, dokumen teknis, hingga komitmen pembiayaan daerah.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan serta menghadirkan Kota Bima yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pertemuan ini diharapkan memperkuat dukungan Kementerian PUPR terhadap program pembangunan di Kota Bima, sekaligus membuka peluang realisasi program prioritas yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page