Bima, Garda Asakota.-Sat Pol PP Kabupaten Bima bersama UPT Pasar Tente menggelar penertiban besar-besaran di Pasar Tente Desa Tente, Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Selasa (28/4/2026). Sebanyak 45 personel dikerahkan dipimpin Kabid Ops dan Tib Sat Pol PP, Idham Halik, S.E
Tujuannya tegas, menata dan menciptakan Pasar Tente yang tertib dan rapi setelah sekian lama dinilai semrawut.
Penertiban dimulai pukul 10.00 Wita. Aparat gabungan Sat Pol PP Kabupaten Bima, Satpol PP Kecamatan Woha, UPT Pasar Tente, dan Babinsa Koptu Syamsuddin langsung menyasar terpal pedagang yang melebihi batas kios.
Sekretaris Pasar Tente, Sabaruddin, S.Sos, memberi himbauan langsung di depan Kantor Pos Tente. “Kebijakan dan toleransi sudah terlalu banyak kami berikan. Semua terpal yang melebihi batas kios agar dicabut. Jika tidak, petugas akan bongkar paksa. Ini demi kenyamanan pedagang dan keindahan pasar milik kita bersama,” tegas Sabaruddin.
Pukul 10.40 Wita, pembongkaran terpal dilakukan di atas jalan raya sebelah timur terminal agar tidak ganggu kendaraan melintas.
Saat penertiban masuk ke los ikan basah bagian timur pukul 11.05 wita, pedagang justru balik menyampaikan keluhan. Mereka meminta pedagang luar masuk los. “Semua ikan basah di area luar tolong ditempatkan di los ini. Kami di area dalam rugi,” kata perwakilan pedagang.
Selain itu mereka mengancam tidak akan membayar retribusi karena Pasar Tente selalu begini, tidak ada perkembangan untuk kenyamanan. Mereka juga menolak pasar sore dan malam karena merugikan pedagang los dan sampah harus selalu diangkut karena baunya menyengat. “Kami tidak nyaman,” keluh pedagang lainnya.
Menjawab itu, Sabaruddin minta waktu. Pihaknya akan arahkan pedagang luar masuk ke area los. ‘Ibu-ibu tetap wajib bayar retribusi. Soal sampah, kami koordinasi dengan DLH. Itu kewenangan mereka dan pernah kami tangani pakai anggaran tidak sedikit,” jelasnya.
Penertiban pun kemudian berlanjut ke area barat belakang Bank NTB Syariah dan selesai pukul 12.00 Wita dalam keadaan lancar dan aman.
UPT Pasar Tente menegaskan, penertiban tidak berhenti hari ini. “Pol PP akan kami tempatkan di Pasar Tente guna memonitor kegiatan pasar,” kata Sabaruddin.
Hadir dalam kegiatan tersebut selain Kabid Ops Idham Halik, S.E, juga ada Kasi Tib Muhammad Maman, S.Sos, Kasi Ops Ely Rahmawati, S.E, Kabid Pasar Fahrir, S.E, Sekretaris Pasar Sabaruddin, S.Sos, Babinsa Koptu Syamsuddin, serta 45 personel Satpol PP.
Penertiban ini bagian tugas Sat Pol PP. Namun ada 2 PR besar yakni Sampah, Pedagang merasa terganggu sampah warga sekitar, makanya dibutuhkan pengawasan DLH secara rutin.
Kemudian minimnya kesadaran pedagang dan masyarakat, diperlukan pengamanan pasar tiap hari oleh aparat. “Sebab, tanpa pengawasan rutin, Pasar Tente berpotensi kembali semrawut,” tegas Kasat Pol PP, Irfan DJ, S.H. (GA. 212*)


















