Dinas PUPR Kota BimaTerus Genjot Progres Fisik Enam Paket Proyek SPAM Tahun Anggaran 2026

Kadis PUPR Kota Bima, Didi Fahdiansyah, ST, MT.

Kota Bima, Garda Asakota.-Tahun 2026 ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) meluncurkan enam paket proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan di sejumlah kelurahan.

Kadis PUPR Kota Bima, Didi Fahdiansyah, ST, M.T., menjelaskan bahwa keenam paket yang bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat Kota Bima tersebut terdiri dari peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Kelurahan Rontu dengan pagu Rp1.050.000.000, pembangunan Baru SPAM jaringan Perpipaan Kelurahan Oimbo dengan pagu Rp1.552.500.000, peningkatan SPAM jaringan Perpipaan Kelurahan Nungga dengan pagu Rp675.000.000, peningkatan SPAM jaringan Perpipaan Kelurahan Ntobo dengan pagu Rp750.000.000, peningkatan SPAM jaringan Perpipaan Kelurahan Ule dengan pagu Rp490.000.000, dan pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Kelurahan Rite dengan pagu Rp400.000.000

Keseluruhan paket pekerjaan ini dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Air Minum 2026. Patut disyukuri bahwa di tengah efisiensi anggaran dari pusat, Kota Bima tetap memperoleh kuota pembiayaan proyek SPAM, yang merupakan salah satu Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebuah daerah.

Pembangunan dan peningkatan jaringan perpipaan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan distribusi air bersih di enam kelurahan tersebut, terutama saat musim kemarau, serta meningkatkan cakupan layanan air bersih perkotaan. Proyek ini menjadi prioritas Pemkot Bima dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Progres pekerjaan enam paket SPAM tersebut menunjukkan perkembangan yang baik. SPAM Oimbo progres fisiknya berkisar di angka 45 persen, SPAM Rontu sedikit lebih tinggi di angka 52 persen, SPAM Nungga 37 persen, SPAM Ntobo 47 persen, SPAM Ule 20 persen, dan SPAM Rite di angka 10 persen.

Hingga kini para penyedia terus berusaha menggenjot capaian fisik demi mengejar deadline kontrak di bulan Desember 2026. Selama pekerjaan fisik, proyek diawasi oleh konsultan pengawas dan juga Pengelola Teknis Proyek (PTP) Dinas PUPR. Beberapa paket juga langsung berada di bawah pendampingan Kejaksaan Negeri Bima sebagai Proyek Strategis Daerah (PSD). Harapannya output dan outcome dari pekerjaan SPAM ini dapat dinikmati bersama oleh seluruh pihak secara inklusif.

Salah satu lurah yang wilayahnya kebagian proyek SPAM tersebut mengaku senang dan bersyukur. “Iya benar ada proyek pipa air SPAM, sumber airnya diambil dari mata air Oi Mbo,” ungkap Lurah Oi Mbo, Nurjanah, S.Sos, kepada Garda Asakota, Selasa (13/10/2026).

Meski diakuinya proyek tersebut membawa manfaat besar bagi warganya, namun dirinya enggan merinci komponen dari proyek tersebut. “Kontraktor dan konsultan yang lebih tahu persis data pipanya,” jawabnya singkat.

Sementara, Lurah Ntobo, Aswin, SE, juga membenarkan adanya paket SPAM di wilayahnya. “Iya (benar), proyeknya di Lingkungan Ndano Nae untuk jaringan pipa dan sambungan rumah plus meteran,” katanya dikonfirmasi media ini, Selasa (13/10/2026).

Hal senada juga dibenarkan oleh Lurah Nungga, Burha, S.Pd. “Iya ada di Lingkungan Kabanta,” sahutnya. Ia mengaku sangat bersyukur dengan adanya proyek ini, sehingga warga yang ada di Kabanta tidak lagi merasa kesulitan masalah air bersih. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *