Bupati Ady Mahyudi Minta Kades Ubah Cara Kerja: Keberhasilan Tidak Diukur dari Banyaknya Kegiatan

Bupati Bima Ady Mahyudi memberikan arahan pada sosialisasi regulasi pemerintahan desa dan kolaborasi program SI TANI bersama Bank Dinar di Hotel Marina Inn Kota Bima, Senin (26/10/2026), yang dihadiri seluruh Kades se-Kabupaten Bima. Foto: Ist

Bima, Garda Asakota.-Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Sosialisasi Regulasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang dirangkaikan dengan Kolaborasi dan Kemitraan bersama Bank Dinar terkait program Pembiayaan Usaha Tani Beragunan Emas (SI TANI).

Kegiatan berlangsung di Ballroom Hotel Marina Inn Kota Bima, Senin (26/10/2026). Hadir langsung Bupati Bima Ady Mahyudi, Kepala DPMD Kabupaten Bima Drs. H. Masykur, MM, Kabid Pemdes Safriatna, Direktur Utama Bank Dinar Mustaen, Kepala Cabang Bank Dinar Bima, serta seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Bima.

Dalam sambutannya, Bupati Bima Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi kepada manajemen Bank Dinar atas dukungan sehingga kegiatan sosialisasi dapat berjalan lancar. Ia berharap sinergi Pemkab Bima dengan Bank Dinar terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kapasitas aparatur desa dan penguatan ekonomi masyarakat.

Secara tegas, Bupati Ady Mahyudi meminta adanya perubahan cara kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Indikator keberhasilan seorang kepala desa tidak diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari seberapa baik amanah dijalankan dan seberapa besar manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” tegas Bupati Ady.

Oleh karena itu, seluruh kepala desa diminta bekerja dengan target yang jelas, perencanaan yang terarah, dan hasil yang terukur.

Selain transformasi cara kerja, Bupati juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan transparansi pengelolaan keuangan desa.

“Setiap kebijakan dan penggunaan anggaran harus memiliki dasar hukum yang jelas. Pengelolaan APBDes wajib tertib mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban. Setiap rupiah uang desa adalah amanah masyarakat yang wajib dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya disiplin aparatur dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pembangunan ekonomi desa juga harus diperkuat melalui optimalisasi BUMDes dan usaha produktif masyarakat, salah satunya dengan memanfaatkan peluang kemitraan pembiayaan SI TANI dari Bank Dinar.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Bima, Drs. H. Masykur, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kesempatan berharga bagi para kepala desa.

“Melalui kerja sama dan kolaborasi dengan Bank Dinar, sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi momentum bersama untuk mengubah pemahaman regulasi sekaligus memperluas akses pembiayaan yang mendukung kesejahteraan para petani dan masyarakat di desa,” jelasnya. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page