Pemkab Bima Panen Anggaran Ratusan Miliar dari Pusat! Jalan Mulus, Embung Baru, dan Banjir Ditangani

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bima, Taufik, ST., M.T, (dua dari kanan) bersama jajaran saat menghadiri Rapat Koordinasi Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah (PFID) Kementerian PUPR di Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto: Ist

Bima, Garda Asakota.-Kabar gembira bagi warga Dana Mbojo. Pemerintah Kabupaten Bima dipastikan kebanjiran proyek raksasa senilai ratusan miliar rupiah dari Kementerian PUPR.

Kepala Dinas PUPR Kab. Bima, Taufik, ST., MT, Jumat (23/10/2026) memastikan dana ini hasil lobi cepat Pemkab di Rakor PFID Kementerian PUPR. “Fokusnya untuk yang vital seperti jalan, irigasi, air minum, dan banjir,” tegas Taufik.

Alokasi terbesar datang dari Inpres No. 2 Tahun 2025 tentang Irigasi. Lewat sistem SIPURI, P3mkab Bima langsung dapat Rp105,6 Miliar di tahap pertama.

Uangnya untuk apa?. Pertama, kata dia, untuk 7 Embung baru dibangun, 5 jaringan irigasi strategis direhab total, dan 17 titik sumur bor JIAT (Irigasi Air Tanah) untuk lahan kering. Sementara susulan untuk tahap kedua tahun 2026 sedang dalam pembahasan intensif.

Selanjutnya, kabar yang ditunggu warga SP yakni jalan SP.3 Nangapria – SP.3 Seranae dipastikan dibangun dengan pagu Rp25 Miliar lewat program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2026.

Sementara untuk penanganan banjir, Pemkab Bima melalui Dinas PUPR memberi perhatian khusus seperti untuk Sungai Pelaparado: Rp24 Miliar (sedang dikerjakan), Sungai Mpuri Rp 14 Miliar (sedang dikerjakan) dan penanganan Banjir Pandai – Woha senilai Rp14 Miliar (dalam proses lelang) dan akan lanjut Rp50 Miliar di tahun 2027

Di saat banyak daerah gigit jari karena anggaran SPAM dan Sanitasi dipotong jadi Rp 3 Miliar, Kabupaten Bima malah jadi 1 dari 2 kabupaten di NTB yang tetap dipercaya Pusat, bersama Lombok Utara. “Ini bukan sekadar proyek, ini harapan bagi petani agar tidak lagi kekeringan dan warga Woha tidak lagi kebanjiran tiap hujan,” tandas Taufik. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page