Kota Bima, Garda Asakota.-Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., bersama Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, S.H., resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XX Tingkat Kecamatan Rasanae Timur Tahun 2026 di Lapangan Beringin, Kelurahan Lampe, Jumat (28/8/2026).
Pembukaan turut dihadiri Anggota DPRD Kota Bima Aswin Imansyah dan Haerun Yasin, para Kepala OPD, Kabag Setda, Camat Rasanae Timur Ihwan, S.E., Lurah Lampe, dan seluruh lurah se-Kecamatan Rasanae Timur.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia, dewan hakim, guru ngaji, TPQ, tokoh agama, orang tua, dan seluruh masyarakat yang mendukung terselenggaranya MTQ.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang lomba membaca Al-Qur’an.
“MTQ ini momentum untuk semakin mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an serta menjadikan nilai-nilai Qur’ani sebagai pedoman dalam kehidupan,” ujarnya.
“Saya dan Pak Wakil berharap dari MTQ ini lahir generasi yang tidak hanya indah dalam membaca Al-Qur’an, tetapi juga indah akhlaknya, kuat imannya, luas ilmunya, dan nyata amalnya,” lanjut Wali Kota.
Ia mendorong MTQ menjadi wadah pembinaan qari-qariah yang mampu berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional. Kepada peserta, Wali Kota berpesan agar tampil maksimal, namun esensi utama MTQ adalah menghidupkan nilai Al-Qur’an dalam diri.
Di tengah derasnya arus teknologi, Wali Kota menekankan pentingnya Al-Qur’an sebagai benteng moral bagi generasi muda. “Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal positif. Nilai agama dan akhlak menjadi landasan agar tidak mudah terpengaruh dampak negatif zaman,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi bencana kebakaran di musim kemarau. Masyarakat diminta hati-hati menggunakan listrik, kompor, gas, dan tidak meninggalkan sumber api menyala.
“Upaya pencegahan kebakaran bukan hanya tugas pemerintah dan pemadam. Ini tanggung jawab kita bersama,” imbaunya.
Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga menyampaikan kabar penting terkait pemindahan dan pengoperasian RSUD Kota Bima ke lokasi baru. Proses pemindahan akan dilakukan bertahap dan ditargetkan mulai masuk tahap pelayanan pada September 2026.
“InsyaAllah pada bulan September, pelayanan di rumah sakit yang baru akan mulai dilaksanakan secara bertahap,” ungkapnya.
RSUD baru diharapkan menghadirkan pelayanan yang lebih modern, nyaman, cepat, dan berkualitas. Fasilitas ini juga akan memperkuat layanan prioritas seperti jantung, kanker, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.
“Mari kita kawal bersama. Dukung tenaga kesehatan kita, dan mari kita doakan agar ikhtiar besar ini menjadi jalan bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kota Bima,” ajak Wali Kota.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat MTQ sebagai bagian dari semangat membangun Kota Bima. (GA. 212*)
























