Mataram, Garda Asakota.-Bukan 1, tapi 7 piala langsung diboyong! Kabupaten Bima benar-benar menggila di panggung Festival Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Tingkat Provinsi NTB 2026.
Duta-duta terbaik dari Woha, Lambu, Belo, Wawo, Tambora hingga Palibelo kompak naik podium, dari Juara 1 sampai Juara 3. Bukti kalau musik Islami di Kabupaten Bima hidup dan mendominasi!
Dua emas berhasil dipersembahkan. Bintang Nurillah dari Woha yang memukau juri di kategori Pop Religi Remaja Putra, dan Firman dari Lambu yang tak tertandingi di Gambus Dewasa Putra.
Tak berhenti di situ, tiga perak juga diraih.
Fauzan (Belo) di Gambus Remaja Putra, Wukufiatul Arafah (Wawo) di Gambus Dewasa Putri, dan si cilik berbakat Ikram Mubaraq (Tambora) di Pop Religi Anak Putra.
Serta dua perunggu atas nama Kailan Ramdani (Palibelo) dan Larasati (Lambu) yang tampil penuh percaya diri di kategori Gambus Anak dan Remaja Putri.
Ketua DPD LASQI Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti Ady Mahyudi, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Ini bukan kebetulan. Ini hasil latihan sampai larut, dedikasi, dan air mata para peserta. Anak-anak Bima membuktikan kita bisa bersaing dan menang lawan kabupaten/kota lain di NTB,” tegasnya.
Menurutnya, 7 piala ini lebih dari sekadar juara. Ini adalah alarm kebangkitan seni religi. “Semoga ini jadi pelecut. Jangan puas. Mari kita jaga qasidah, gambus, dan pop religi ini sebagai identitas Islami kita. Bima harus terus melahirkan juara-juara baru,” tutupnya. (GA. 212*)



























