Kota Bima, Garda Asakota.-Bertepatan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kota Bima, Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, S.H., dan Forkopimda. resmi meluncurkan Gerakan “Kambali Mbojo Mantoi” di Halaman Kantor Wali Kota Bima, Rabu (28/10/2026).
Gerakan ini diluncurkan sebagai jawaban atas tantangan zaman. Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi, Wali Kota menilai Kota Bima menghadapi tantangan serius berupa darurat akhlak dan moral yang perlahan menggerus jati diri Dou Mbojo.
“Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi hari ini, kita dihadapkan pada satu tantangan besar: darurat akhlak dan moral yang perlahan menggerus akar jati diri kita,” tegas Wali Kota H. A. Rahman dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara.
Menurutnya, Gerakan Kambali Mbojo Mantoi bukan sekadar kegiatan seremonial. Gerakan ini adalah gerakan kultural untuk menghidupkan kembali falsafah luhur “Maja Labo Dahu” (malu dan takut berbuat salah) sebagai kompas moral masyarakat.
Gerakan ini dibangun di atas delapan pilar utama kehidupan, yakni Pendidikan, Sosial Keagamaan, Kesehatan, Ekonomi, Lingkungan, Seni dan Budaya, Ketertiban Umum dan Pemanfaatan Teknologi Digital.
Wali Kota menegaskan, nilai Maja Labo Dahu harus menjadi pedoman, tidak hanya dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga dalam tata kelola pemerintahan.
“Mari kita jadikan Maja Labo Dahu bukan sekadar slogan, melainkan kompas moral dalam setiap langkah kita,” ujarnya.
Ia secara khusus menitipkan pesan kepada generasi muda. Di momen Sumpah Pemuda, ia mendorong pemuda Kota Bima untuk menjadi generasi yang cakap digital dan berpikiran maju, namun tetap santun, berakhlak, dan menjaga marwah budaya Dou Mbojo.
Untuk itu, Wali Kota mengajak seluruh elemen, mulai dari ASN, pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, pemuda, hingga seluruh warga untuk mengambil peran aktif. Gerakan ini harus dimulai dari hal terkecil: dari diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja, hingga lingkungan tempat tinggal. “Mari bersama kita bangun Kota Bima yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (GA.212)*



























