Ramadan Jadi Momentum Sinergi, Ketua DPRD NTB dan Wagub Umi Dinda Soroti Pentingnya Komunikasi Pemerintahan

Foto Bersama DPRD NTB yang dipimpin oleh Ketua DPRD NTB, Hj baiq Isvie Rupaeda bersama Ibu Wagub NTB, Hj Indah Dhamayanti Putri, serta Forkopimda di Hotel Prime Park Mataram, Selasa 10 Maret 2026.

Mataram, Garda Asakota.-Ketua DPRD Nusa Tenggara Barat, Hj Baiq Isvie Rupaeda, mengingatkan pentingnya memperkuat kepekaan sosial dan komunikasi antarlembaga pemerintahan dalam menghadapi berbagai persoalan pembangunan daerah. Pesan itu ia sampaikan saat memberikan sambutan pada acara buka puasa bersama DPRD NTB dengan Pemerintah Provinsi NTB, yang dihadiri Wakil Gubernur NTB, Hj Indah Dhamayanti Putri, jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta Forum Wartawan Parlemen di Hotel Prime Park Mataram, Selasa, 10 Maret 2026.

Dalam suasana Ramadan yang hangat, Isvie mengajak para pejabat pemerintah daerah dan insan pers untuk menjadikan bulan puasa sebagai momentum memperkuat dimensi sosial dalam kehidupan sehari-hari. Menurut dia, kesibukan dalam menjalankan tugas pemerintahan kerap membuat orang lupa melihat kesulitan orang lain di sekitarnya.

“Sering kali kita terlalu sibuk dengan pekerjaan dan urusan kita sendiri. Padahal di sekitar kita ada orang yang sedang mengalami kesulitan. Ramadan seharusnya menjadi waktu untuk melatih kepekaan kita, bagaimana merasakan apa yang dirasakan orang lain,” ujar Isvie.

Ia menilai empati sosial menjadi nilai penting dalam kepemimpinan dan pengelolaan pemerintahan. Seorang pemimpin, kata dia, tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap persoalan masyarakat.

Di sisi lain, Isvie menegaskan komunikasi menjadi faktor utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Hubungan antara pemerintah daerah, DPRD, serta berbagai pemangku kepentingan harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghargai.

Menurut dia, komunikasi yang baik tidak hanya dibutuhkan dalam hubungan antara lembaga legislatif dan eksekutif, tetapi juga dalam hubungan dengan masyarakat melalui media.

“Komunikasi adalah hal yang sangat penting, baik dalam pemerintahan, politik maupun kehidupan sosial. Tanpa komunikasi yang baik, banyak hal bisa disalahpahami,” kata Isvie.

Ia juga menyinggung tantangan global yang terus berkembang, mulai dari dinamika ekonomi hingga berbagai potensi krisis yang bisa berdampak pada daerah. Dalam situasi seperti itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak, termasuk unsur keamanan dan masyarakat, menjadi sangat penting.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kerja sama dan saling berbagi informasi agar pemerintah daerah mampu mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul.

Selain menyoroti pentingnya komunikasi antarlembaga, Isvie turut menekankan peran media sebagai mitra strategis dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan parlemen. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus menjaga transparansi.

Namun ia juga mengingatkan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap memperhatikan akurasi dan kebenaran data, terutama di tengah derasnya arus informasi di era digital.

“Dengan banyaknya media dan kemudahan menyebarkan informasi, kita harus lebih berhati-hati. Jangan sampai hal-hal yang belum jelas kebenarannya disebarkan sehingga menimbulkan persoalan baru,” ujarnya.

Ia berharap media tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga ikut berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan.

Di akhir sambutannya, Isvie menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan para wartawan yang selama ini mendukung pelaksanaan tugas-tugas DPRD. Ia berharap kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan buka puasa bersama itu dapat memperkuat hubungan kerja antara DPRD, pemerintah provinsi, dan media.

“Semoga kebersamaan ini membawa manfaat dan langkah kita ke depan menjadi lebih baik,” kata Isvie.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Hj Indah Dhamayanti Putri dalam sambutannya menilai kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi ruang penting untuk mempererat komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan media.

Wagub yang akrab disapa Umi Dinda ini mengapresiasi inisiatif DPRD NTB yang menggelar pertemuan dalam suasana Ramadan. Menurut dia, kebersamaan seperti itu menjadi sarana memperkuat koordinasi sekaligus membangun suasana kerja yang lebih terbuka.

Ia juga sempat menyinggung pengalaman menjalani awal Ramadan di Tanah Suci. Menurutnya, momen spiritual tersebut menjadi pengingat penting bagi para pemimpin daerah untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk membangun daerah ini. Karena itu komunikasi dan kebersamaan seperti ini perlu terus dijaga,” ujar Umi Dinda.

Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi juga pada sinergi antara lembaga legislatif, eksekutif, dan dukungan masyarakat, termasuk media.

Menurut Wagub, komunikasi yang terbangun dengan baik akan memudahkan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan serta merespons berbagai tantangan pembangunan di Nusa Tenggara Barat.

Acara buka puasa bersama itu berlangsung dalam suasana akrab. Para pimpinan DPRD, pejabat pemerintah provinsi, serta wartawan parlemen terlihat berbincang santai sembari menunggu waktu berbuka. Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, melainkan juga ruang informal untuk memperkuat hubungan kerja antara legislatif, eksekutif, dan media dalam mengawal pembangunan di NTB. (GA. Im*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page