BWS NTB I: Desain Kolam Retensi Amahami Direvisi, Gunakan Ruas Jalan Samping Ulet Jaya Sepanjang 40 Meter

Kota Bima, Garda Asakota.-Konsultan BWS NTB I, Abdul Hamid, memastikan bahwa pembangunan Kolam Retensi Amahami Kota Bima tetap berjalan meski sempat diterpa polemik klaim lahan oleh oknum warga.

Hal itu disampaikannya usai mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Dr. H. Mori Hanafi, S.E., M.Comm, saat meninjau langsung lokasi proyek di Amahami, akhir April lalu.

Menurut Abdul Hamid, sebagai alternatif dari polemik lahan tersebut, Pemkot Bima telah mengizinkan review desain pembangunan kolam retensi Amahami. Solusinya, kata dia, desain direvisi dengan menggunakan ruas Jalan potong di samping Ulet Jaya sepanjang 40 meter sebagai pengganti lahan yang diklaim warga.

Ruas jalan potong samping Ulet Jaya lurus menuju jalan dua arah akan digunakan. Fungsi jalannya nanti akan hilang, kecuali jalan tembus pas di belakang Ulet Jaya lurus belakang kantor Imigrasi tetap difungsikan sebagai akses warga sekitar.

Diakuinya, hasil review desain justru membuat luas lahan proyek bertambah luas dibanding dari rencana awal. “Jika dibandingkan dengan luas lahan dari rencana awal, luas lahan sekarang justru tambah luas setelah adanya review desain,” sebutnya.

Dengan revisi desain ini, kata dia. proyek kolam retensi Amahami dipastikan tidak terhambat dan tetap berjalan sesuai rencana. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page