Kota Bima, Garda Asakota.-Plt. Asisten I Setda Kota Bima, Hj. Suharni, S.E, menghadiri Wisuda Tahfizh Al-Qur’an 30 Juz Pondok Pesantren Al-Husainy Kota Bima Tahun 2026 M/1447 H yang berlangsung di Aula TGH. Ramli Ahmad, Sabtu (16/5/2026).
Wisuda kali ini merupakan yang ketiga kalinya. Sejak berdiri, Ponpes Al-Husainy telah melahirkan 12 hafizh dan hafizhah. Pada tahun 2026, sebanyak 7 santri diwisuda sebagai penghafal Al-Qur’an 30 juz, terdiri dari 5 hafizh dan 2 hafizhah.
Dalam sambutan Walikota Bima yang dibacakan Hj. Suharni, Pemkot Bima menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan ponpes, para ustadz-ustadzah, pembina, dan orang tua santri yang telah mendidik hingga para santri mencapai derajat mulia sebagai hafizh-hafizhah.
“Menghafal Al-Qur’an 30 juz bukan perjalanan mudah. Dibutuhkan kesabaran, kedisiplinan, pengorbanan waktu, dan keikhlasan. Para wisudawan adalah generasi pilihan yang dimuliakan Allah SWT dengan Al-Qur’an di dalam dada mereka,” kata Hj. Suharni.
Pemkot Bima memandang pesantren sebagai mitra strategis pembangunan daerah. “Pembangunan sejati bukan hanya fisik, tapi juga iman, akhlak, dan karakter. Kota yang maju adalah kota yang dihuni masyarakat berakhlakul karimah. Ponpes Al-Husainy telah menanam fondasi peradaban itu,” lanjutnya.
Pemerintah berharap para hafizh-hafizhah menjadi generasi qur’ani yang menghadirkan kedamaian, menjadi teladan akhlak, dan kompas hidup di tengah tantangan zaman. Melalui pesantren, diharapkan lahir ulama, pemimpin, pendidik, dokter, pengusaha, dan birokrat yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman. (GA. 003*)


















