H. A. Rahman H. Abidin dan Iwan Setiawan Resmi Dilantik sebagai Ketua Ikatan Alumni Unram Kota dan Kabupaten Bima Masa Bhakti 2026-2030

Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Mataram Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH., M.H memimpin prosesi pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Alumni Unram Kota Bima dan Kabupaten Bima Masa Bhakti 2026-2030 di Aula Kantor Walikota Bima, Minggu (17/5/2026). Pelantikan dihadiri Bupati Bima Ady Mahyudi, Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, Forkopimda, dan jajaran kepala perangkat daerah.

Kota Bima, Garda Asakota.-Sejumlah kepala daerah dan Forkopimda menghadiri prosesi pelantikan pengurus Ikatan Alumni Universitas Mataram pada Minggu (17/5/2026) di Aula Kantor Walikota Bima.

Tampak hadir Bupati Bima Ady Mahyudi, Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, S.H, Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, S.I.Kom., M.Sc, Sekda Kota Bima Drs. H. M. Fakhrunraji, ME, Wakapolres Bima, serta para Kepala Perangkat Daerah Kota Bima dan Kabupaten Bima.

Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Mataram Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH., M.H, beserta jajaran pengurus pusat Ikatan Alumni juga hadir dalam acara tersebut.

Acara pelantikan tersebut mengukuhkan H. A. Rahman H. Abidin sebagai Ketua Pengurus Daerah Ikatan Alumni Unram Kota Bima dan Iwan Setiawan, SE sebagai Ketua Pengurus Daerah Ikatan Alumni Unram Kabupaten Bima Masa Bhakti 2026-2030.

Ketua Umum Ikatan Alumni Unram Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH., M.H, dalam sambutannya setelah memimpin prosesi pengukuhan mengungkapkan makna pelantikan tersebut.

“Pelantikan bukan hanya pergantian nama dalam struktur, tetapi ini adalah awal dari tanggung jawab baru, menyambungkan potensi alumni, memperkuat persaudaraan dan menghadirkan manfaat yang nyata bagi almamater, daerah dan masyarakat,” ujarnya.

Di hadapan jajaran pengurus, Baiq Isvie menambahkan, “Hari ini tidak hanya sekedar melakukan pelantikan, tetapi pulang ke sebuah rumah besar yang menghasilkan birokrat, profesional, pendidik, petani, aktivis, politisi dan berbagai medan pengabdian lainnya.”

Bupati Bima Ady Mahyudi usai proses pelantikan menyampaikan bahwa tantangan pembangunan ke depan tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah daerah.

“Kita menghadapi tantangan ekonomi, pendidikan, lapangan kerja, ketahanan pangan, perubahan sosial hingga tantangan moral generasi muda. Semua itu membutuhkan energi kolektif, semangat gotong royong,” kata Bupati.

“Oleh karena itu pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen, termasuk keluarga besar alumni Universitas Mataram. Membangun daerah tidak cukup hanya dengan kekuasaan, tetapi harus dengan kebersamaan,” ajak Bupati. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page