Bima Garda Asakota.-Anggaran belanja Kawat/Faksimili/Internet/TV Berlangganan senilai Rp1,188 miliar di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bima ternyata dialokasikan untuk paket data operasional Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bima, M. Farid, menjelaskan, anggaran tersebut bukan untuk langganan internet kantor, melainkan untuk mendukung kerja 1.188 TPK yang tersebar di 18 kecamatan dan 191 desa.
“Ini anggaran paket data buat TPK untuk melaporkan hasil pendampingan melalui aplikasi Elsimil,” ungkap Farid kepada Garda Asakota, Selasa (7/10/2026).
Menurutnya, setiap anggota TPK mendapat paket data senilai Rp100 ribu. Pembelian paket dilakukan bekerja sama dengan Telkomsel sebagai pihak ketiga dan dibayarkan sebanyak 10 kali dalam setahun. Anggaran tersebut bersumber dari dana Non Fisik BOKB. “Saya baru satu kali cairkan ke Telkomsel bulan kemarin, tinggal sekali bulan ini. Sebelumnya, pimpinan yang dulu,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa, satu tim TPK sendiri terdiri dari 3 orang, yakni bidan desa, kader PKK desa, dan Penyuluh Lapangan KB (PLKB). Mereka bertugas melakukan pendampingan terhadap calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, dan ibu balita. Seluruh hasil pendampingan wajib dilaporkan secara online melalui aplikasi Elsimil. (GA. 212*)


























