Aktivitas Warga Tinggi, Pemkot Bima Pastikan Lapangan Serasuba Tetap Bersih Jelang Idul Adha

Kota Bima, Garda Asakota.-Pemerintah Kota Bima melalui Juru Bicara Pemerintah Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, menegaskan bahwa kawasan Serasuba saat ini telah dibuka dan dimanfaatkan secara aktif sebagai ruang publik masyarakat.

Menurutnya, sejak kembali dibuka, Lapangan Serasuba menunjukkan geliat aktivitas masyarakat yang sangat tinggi. Warga memanfaatkan kawasan itu untuk berolahraga, rekreasi keluarga, hingga berbagai aktivitas sosial lainnya.

“Setiap hari kawasan Serasuba selalu ramai digunakan masyarakat. Ini menunjukkan bahwa revitalisasi yang dilakukan benar-benar memberi manfaat langsung bagi warga Kota Bima,” ujar Dr. Muhammad Hasyim, pada Sabtu sore (9/5/2026).

Ia menjelaskan, meningkatnya aktivitas masyarakat otomatis berdampak pada meningkatnya volume sampah di kawasan tersebut. Karena itu, Pemerintah Kota Bima melaksanakan kegiatan gotong royong dan pembersihan area sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang publik.

Pemerintah menegaskan bahwa kegiatan gotong royong yang dilakukan bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata agar masyarakat dapat menikmati kawasan Lapangan Serasuba dalam kondisi bersih, asri, indah, dan nyaman.

“Lingkungan yang bersih akan menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas maupun berinteraksi di ruang publik,” tambahnya.

Selain untuk menjaga kebersihan kawasan, kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menyambut pelaksanaan Sholat Idul Adha yang direncanakan digelar di Lapangan Serasuba. Karena itu, kata diaw penataan dan kebersihan area menjadi perhatian bersama demi memberikan kenyamanan bagi jamaah dan masyarakat yang hadir.

Terkait adanya opini yang menyebut kawasan tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan sehingga dianggap belum layak disentuh pemerintah, Jubir Pemkot menegaskan bahwa informasi mengenai masa pemeliharaan memang benar adanya.

Namun demikian, hal itu tidak menghilangkan tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kawasan tetap bersih dan nyaman digunakan masyarakat.

“Kalau ada kerusakan fisik bangunan atau fasilitas selama masa pemeliharaan, itu tetap menjadi tanggung jawab pihak ketiga sesuai mekanisme yang berlaku. Tetapi urusan menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan publik adalah tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Pemerintah Kota Bima juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun, termasuk dengan tidak membuang sampah sembarangan dan turut merawat fasilitas umum di kawasan Serasuba.

Melalui revitalisasi tersebut, Pemerintah Kota Bima berharap Lapangan Serasuba dapat terus menjadi ruang publik yang representatif, nyaman, bersih, dan membanggakan bagi seluruh masyarakat Kota Bima. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page